Ingin Bebas

Foto: dok. Pribadi Lissa Bllandina Yeimo

Oleh: BLY

Jika dibayangkan…

Mungkin kami hanyalah tempat pelampiasan,

Tempat pencurahkan amarah

Rakusnya, Kami dikorbankan

Demi kesenangan bangsa lain

 

Mungkin kami tercipta untuk musnah, sia-sia

Darah kami bagai darah binatang

Tertumpah tanpa pengakuan

Membekas duka dalam hati

Tak mampu Terluapkan…

 

Meski berani melupakan,

kami hanya dianggap pembuat Onar

Tak segan Nyawa kami jadi taruhan

Kebebasan berpendapat tak kami dapat

 

Terbesit pertanyaan,

Apakah ini Tanah leluhur kami? Ataukah Mereka!

Kami ingin bebas, merdeka! Susah senang dari jeri payah kami

Meskipun kami akan lenyap sewaktu-waktu,

Ingin hati lenyap dalam kebebasan

Dan bukan dalam kurungan …

 

Pulau Setan, 2 April 2019

Penulis adalah Mahasiswi Papua Kuliah di Malang

2 tanggapan pada “Ingin Bebas”

  1. Terimakasih banyak , sudah memposting karya saya, meskipun banyak kekurangan dalam puisi ini, saya harap sebagian dari kata-kata yang terucap, mampu mewakili perasaan para pembaca khususnya orang kita PAPUA.

Tinggalkan Balasan