Sopir angkot, desak Dinas Perhubungan untuk pindah ke terminal batas kota

Sopir angkot, desak Dinas Perhubungan untuk pindah ke terminal batas kota
Jayapura, Suara Mee – Pasca kejadian 24 Mei 2019 malam mengakibatkan, satu orang meninggal dunia dan tiga angkot umum jenis starwagon dibakar oleh masa. Sopir taksi Abe Waena, Expo Abe, Expo Perumnas tiga, Expo Sentani bersepakat untuk pindah ke terminal batas kota Jayapura dan kabupaten Jayapura yang belum dimanfaatkan. Hal itu disampaikan oleh koordinator sopir Taksi tujuan Abe, Waena, Laode belum lama ini.
Laode mengatakan, pihak sopir taksi, Abe Waena, Sentani Expo sudah bersepakat. Agar terminal yang baru dibangun dibatas kota Jayapura dan kabupaten Jayapura segera diaktifkan kembali.
“Kami minta kepada dinas perhubungan kota Jayapura dan Dinas Perhubungan Provinsi Papua segera mengaktifkan kembali terminal yang sudah di bangun. Sebab kalau bangunan tersebut terlantar maka. Negara rugi juga pemerintah bangun terminal tetapi tidak dimanfaatkan, dan dirawat dengan baik,” katanya.
Lurah Waena Kundrat Tukayo mengatakan, pihaknya meminta kepada gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe untuk memerintahkan kepada Dinas terkait agar terminal batas kota itu dapat difungsikan.
“Supaya masyarakat dapat tempat yang baik dan mereka juga merasa nyaman dalam melakukan aktivitas mereka di terminal yang baru,” katanya.
Lanjut Kundrat, terminal yang baru itu harus di tertibkan dengan standar dan undang undang yang berlaku. “Kami harap agar pemerintah menatanya sesuai dengan standar standar pelayanan di terminal angkutan umum agar tidak kacau balau seperti terminal yang ada saat ini,” katanya.
Kundrat Tukayo mengatakan, sebab terminal ini harus di fungsikan kembali untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional ke-20 tahun 2020 di Tanah Papua.
“Kami minta agar dalam dua bulan kedepan ini kami bisa pindah agar kami merawat bersama terminal tersebut.
Kundrat Tukayo mempertanyakan status terminal tersebut, kenapa sudah dibangun tetapi gedungnya tidak dirawat dan difungsikan ?
“Ini kan sama saja membuang-buang anggaran. Maka dari itu, kami minta untuk segera diaktifkan kembali terminal tersebut,” katanya.

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *