Masalah Pemekaran Distrik Mogodagi Kencang Hanya di Media

Masalah Pemekaran Distrik Mogodagi Kencang Hanya di Media

Cp: Foto hutan belantara Papua

Dogiyai, Suara Meepago – Pada bulan Januari tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Dogiyai telah informasikan tentang Pemindahan Ibu kota Kabupaten Dogiyai dari Kigamani ke Pona. Setelah informasi tersebut tiba sampai di Masyarakat maka kaum Intelek, Masyarakat Mogodagi dan Pona pernah melakukan beberapa kali pertemuan.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh kaum Intelek Pona, Mogodagi, Bogiyateugi, masyarakat ditiga kampung dan Marga-marga Ogeiye yang berdomisili di seputar kota Dogiyai serta beberapa PNS yang berasal dari Ogeiye.

Maka berikut ini adalah hasil pertemuan yang telah di sepakati oleh masyarakat ditiga kampung, kaum Intelek dan beberapa PNS yang berasal dari Ogeiye, maka hasilnya:
a) Secepatnya, Penempatan distrik yang bertepatan di Mogodagi (Kapiraya) sebagai pagar Kabupaten
b) Sebagai penawaran masyarakat sudah dimasukkan dan diterima langsung oleh Bupati diruangan kerjanya maka apapun kemauan masyarakat bupatikan sudah tahu karena catatan permintaan kebutuhan masyarakat ditiga kampung ada ditangan Bupati sendiri.

“Justru karena itu, kita jangan perlu kencang dan kata-kata tambahan hanya melalui media sosial. Begitu juga pemerintah kabupaten Dogiyai yang hanya baku debat komentar di media, padahal masalah pemekaran distrik Mogodagi dan Degeiwo adalah sudah dibahas dalam Sidang Paripurna Tahun 2018 bersama lembaga Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Dogiyai, namun sayangnya tidak ditindaklanjuti oleh Pemkab dan anggota dewan Kabupaten Dogiyai,” kata Mardi Dimi.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Dogiyai harus dipercepatkan pemekaran distrik Mogodagi dan Degeiwo yang sudah dibahas itu, karena kedua pemekaran distrik itu adalah wilayah yang terletak dibagian batas dengan kabupaten-kabupaten tetangga.

Selain itu Dimi berharap, ada satu hal yang perlu ingat bagi Pemerintah Kabupaten Dogiyai, intelek Ogeiye dan PNS yang berasal dari Ogeiye adalah Pemekaran distrik ini bukan di Bogiyateugi tetapi sesuai dengan kesepakatan masyarakat Ogeiye adalah di Mogodagi.

Reporter: Dimi

Editor: Sesilius Kegou/SM

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *