Solidaritas Masyarakat Papua memadati kantor Gubernur

Solidaritas Masyarakat Papua memadati kantor Gubernur

Cp: Suasana aksi di Jayapura Papua. (Agapa)

Jayapura Suaramee – Solidaritas Masyarakat dan Mahasiswa Papua di kota Jayapura mengelar Aksi demo Damai menuju kantor Gubernur,Massa aksi ini sebelumnya berkumpul di beberapa titik di perumnas 3 ,expo ,lingkaran abe dan di kota jayapura.

Massa aksi dengan rasa ketidakpuasan rasisme penjajahan yang terus menerus terjadi terhadap masyarakat papua ,oleh NKRI terhadap masyarakat papua senin (19/9/2019)

Dalam orasi ketua dewan adat meepago mengatakan kita adalah manusia sempurna yang Tuhan ciptakan di atas tanah Papua ,rasisme dan penjajahan diatas tanah papua terus menerus terjadi ,maka sebagai tokoh adat meminta negara harus mengakui kemerdekaan papua ujaranya.

Di tempat yang sama tokoh perempuan Papua berkata dengan suara tangis, “kami sebagai seorang ibu di atas negeri ini tidak pernah melahirkan anak papua yang bertubuh monyet ,Maka negara harus bertangung jawab atas rasisme yang di lakukan ini.”

Juru bicara KNPB pusat Victor F Yeimo berkata, “tiada hidup yang lebih baik dalam bingkai NKRI ,hanya ada satu jalan bagi kita Masyarakat Papua yaitu Referendum sebagai solusi bagi kita,” katanya.

Sementara itu Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe mengatakan, “Masyarakat Papua memilki harkat dan martabat yang tinggi, rasisme yang dilakukan oleh negara terhadap Mahasiswa Papua sedang menempuh pendidikan di Surabaya, Malang dan Semarang hal ini seharus tidak boleh terjadi.”

Enembe juga tegaskan, “Indonesia sudah merdeka 74 tahun, seharusnya Negera harus dewasa dalam berpikir berkata dan bertindak.”

Benedict Agapa/SM

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *