Kapitalisasi Pendidikan Di Papua

Oleh : Arnol Yarinap

Sebelum kita masuk dalam Pebahasaan topik labih jauh. Apa itu Kapitalisasi? Secara garis besarnya.
Sistem kapitalisasi dikenal juga dengan sistem kapitalisme, sistem ini biasanya muncul dalam pembahasan ekonomi.
Dapat dipahami kapitalisme ialah suatu paham yang pemilik modal dan memiliki alat produksi untuk merai keuntungan sebesar-besarnya untuk kepentingan diri mereka sendiri tampa memikirjan orang lain/orang kecil hal ini menibulkan penindasan besar besaran bagi kaum kecil.

Ok sekarang kita masuk Pembahasan

Sistem Pendidikan hari ini adalah sistem yang menindas, kenapa saya katakan Menindas?, Mahaiswa yang jeli terhadap situasi pendidikan hari ini pasti Tahu apa yang saya Maksud.

Pendidikan harus diberikan kepada setiap orang, tanpa membedahkan Golongan, Ras suku. Setiap warga Negara mempunyai Hak untuk mendapatkan Pendidikan yang layak dari tingkat TK, SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi tanpa mengumut Biaya dari lembaga Kampus dan Sekolah.Menurut Paulo Freire (tokoh pendidik dari Brazil), tujuan dari pendidikan ialah membebaskan manusia dari kondisi penindasan yang telah membawa kehidupan manusia.

Namun kenyatana Hari ini Pemerintah Selalu berbicara banyak tentang Membangun Sumber daya Manusia yang berkualitas, tapi tdk sadarka mereka ( Pemeintah ), Sendiri telah gagal membangun Sumber daya Manusia ( SDM )dengan sistem yang di buat mereka sendiri.

Sistem yang di buat pemerintah tidak terlepas dari kepentingan kapitalis dan Borjuis, kedua Pihak ini bagaikan suami Istri yang selalu berkerja sama untuk menguras Anak – Anak Mereka tampa merasa sakit hati sekalipun. hanya kepentingan Modal.

karna Hubungan suami istri yang baik, kedua Pihak ini ( Pemerintah dan Kapitalis ), dibuatlah sistem Pendidikan yang menindas, setiap kampus – Kampus Melakukan pengugutan liar dan Pembayaran semerter yang sangat fantasis Bahal akhirnya banyak anak – anak Putus kuliah karna tidak mampu.

Situasi Pendidikan di Papua

PEMDIDIKAN HARUS GRATIS BAGI ORANG PAPUA.

kenapa harus Gratis?

Tanah Papua meyimpang suber daya alam ( SDM ) yang berlimpah, namun semua kekayaaan itu di kelolah oleh kapitalis yang bersokokol dengan pemerintah dalam hal ini Negara, Kekayaan Alam Papua di Expolotasi/ di Kerut habis, Tampa Melihat Nasip Rakyat Papua.

Kekayaan Alam Papua Yang di kelola Oleh Perusahaan- Perusahaan Minyak, kelapa Sawit dan Tambang di seluruh tanah Papua Sudah Harus Menjadi Kewajiban untuk melihat
persolaan Masyarakat apa yang di butuhkan oleh mereka salah satunya hal yang paling mendasar adalah masalah Pendidikan. namun hal itu pun tdk terjadi, Perusahaan hanya menjdi Perakus di negeri Papua.

mahalnya biaya Pendidikan di Papua adalah salah satu persoalan Pokok Mahasiswa Papua, selain Kualitas Pendidikan yanng rendah, Fasilitas yang tidak memandai, dan kerterbataskan Tenaga pengajar. masalah klasik seperti kekurangan meja dan kursi belajar. hadirnya Otsus, seharusnya Pendidikan bermutu dan mudah dapat di akses oleh Rakyat Papua.

kampus – Kampus di Tanah Papua cenderung mengkomersialkan Pendidikan, apalagi arah kebijakan pemerintah Indonesia lebih mendukung awastanisasi atau Privatisasi kampus tentang besarnya biaya pendidikan.

kampus -kampus kesan melalkukan pengugutan liar ( Pungil ) yang sangat membebani Mahasiswa untuk Biaya pendaftaran awal masuk kampus, Biaya semester, Biaya KKN dan uang wisuda bigitu sangat Mahal. padahal sebagian besar Mahasiswa Papua yang kulia adalah anak -anak Petani dan Nelayan, akhirnya banyak Mahasiswa yang putus kulia dari pertegan semertar.

Masalah pendidikan adalah masalah yang serius.

TONG YANG PU KEKAYAAN DI AMBIL TAPI NASIP KAMI TIDAK DI PERHATIKAN..!!!

2 thoughts on “Kapitalisasi Pendidikan Di Papua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *