Biak, Suara Mee- Pemerintah daerah akan menutup sementara empat pasar besar yang ada di Kabupaten Biak Numfor. Keempat pasar itu adalah Pasar Darfuar, Pasar Ikan Fandoy, Pasar Inpres dan Pasar Bosnik. Penutupan itu akan berlangsung selama tujuh (7) hari, mulai tanggal 13 – 19 Mei 2020. Kebijakan untuk melakukan penutupan pasar tersebut dipertegas melalui Earan Bupati No. 511/259 (lengkapnya baca edaran bupati yang kami lampirkan).

Langkah penutupan itu diambil oleh Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dalam rangka mempersempit penyebaran Virus Corona di masyarakat. Pasalnya, aktivitas pasar dinilai cukup rentan terhadap penularan Virus Corona, sehingga selama penutupan selama satu minggu akan ditata sesuai dengan protoko pencegahan (salah satunya diatur jarak antara satu penjual dengan lainnya), karena banyak warga (termasuk penjual) tidak memperhatikan bahkan mengabaikan protokol pencegahan penyakit yang disebabkan virus mematikan itu.

Selain itu, alasan pemerintah mengambil langkah penutupan sementara pasar dimaksud karena adanya penambahan baru pasien positif terkonfirmasi Virus Corona, yang hingga saat ini sudah 23 orang positif tertular (termasuk 2 pasien yang sudah dinyatakan sembuh dan telah dipulangkan).

Dimana tersebut itu juga, sudah lebih dari satu pasien positif terkomfirmasi positif tertular Virus Corona, sehingga tidak ada alasan lain, wajib ditutup sementara sambil dilakukan penataan dan dilakukan langkah-langkah pencegahan lainnya. Sebab dari pasien yang dinyatakan positif tertular, ada beberapa orang dari pasar dimaksud tersebut.

Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd meminta masyarakat memahami kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah. Keputusan itu diambil setelah melalui berbagai pertimbangan, salah satunya adalah untuk melakukan pemetaan langkah-langkah yang lebih fokus dalam waktu selama satu minggu kedepan terkait dengan penambahan kasus Virus Corona di Kabupaten Biak Numfor.

“Saya harap semua pihak, khususnya lagi masyarakat memahami dan memaklumi kebijakan yang diambol oleh pemerintah untuk menutup sementara (7 hari) pasar di Biak. Langkah ini diambil untuk mempersempit penyebaran Virus Corona di masyarakat, sambil menutup pasar kami akan melakukan langkah-langkag konkrit terhadap penanganan dan pencegahan untuk memutus mata rantai penularannya,” ujar Bupati.

Lebih jauh Herry Naap, bahwa emerintah daerah berharap masyarakat mendukung kebijakan penutupan sementara tersebut. Penutupan itu juga dilakukan sebagai bagian dari hasil evaluasi dan pemetaan wilayah yang dijadikan dasar dalam melakukan langkah-langkah lebih konkrit untuk penanganan dan penanggulangan, misalnya saja melakukan pemeriksaan terhadap orang yang berpotensi dan lainnya.

“Sekali lagi, supaya kita jaga diri, jaga keluarga dan ikuti arahan ataupun himbauan pemerintah. Kita semua mau Virus Corona cepat berlalu, dan itu bisa berhasil jika semua pihak mendukungnya.. Apa yang pemerintah lakukan akan sia-sia tanpa dukungan atau keterlibatan semua pihak, khususnya lagi masyarakat,” tandas Herry Naap.

“Intinya bahwa dengan penutupan satu minggu ini juga akan dilakukan pengaturan pedangang atau penjual sesuai dengan protocol pencegahan Covid-19. Saya paham benar soal dampaknya ekonomi dari penutupan pasar ini, namun harus dilakukan untuk ditata, dan untuk pengambilan langkah pencegahan yang lebih konkrit, sebab pasar ini sudah sona merah semua,” lanjut Bupati menambahkan.

Reporter:Admin

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *