Oleh: Simion Kotouki

Bahasa yang baku dalam tulisan, akan nampak dari gaya dan cara menempatkan kata-katanya. Hal ini, akan di pahami ketika selalu membaca dan menulis. Tulisan baku atau tidak, penempatan kata sudah benar atau tidaknya, itu akan terlihat ketika sudah biasa menulis. Hasilnya pun aoan di rasakan oleh para pembaca budiman.

Pada dasarnya, manusia membutuhkan proses dalam segala hal, tidak ada yang instan. Apapun yang ingin anda belajar dan capai, tentu saja ada proses-prosesnya yang anda harus lalui, pasti anda akan kuasai atas berkat belajar berulang kali, terutama dalam dunia menulis. Menulis yang di maksudkan disini yakni, Puisi, Cerpen Biografi, Artikel, Buku, Mitos Berita, dan lainnya.

Belajar Harus Berulangkali

Nah, dalam dunia menulis, mempunyai karakter dan gaya berbeda, jadi puisi mempunyai karakter yang berbeda dengan Cerpen, Biografi, Artikel, Buku, Mitos dan Berita, demikian juga sebaliknya. Karena itu, apabila kita berminat dalam penulisan puisi maka kuasai atau akali lebih dalam tentang puisi dan cara penulisannya, secara berulang kali, demikian juga dengan menulis, Buku, Cerpen, Artikel, dan lainnya.

Kesempurnaan menjadi penulis, dengan penggunaan Ejaan yang di sempurnakan (EYD), membutuhkan proses, artinya mencoba berulangkali, karena perubahan itu akan terjadi pada anda dengan proses ini, jadi teruslah membaca dan menulis, semakin hari menulis akan menjadi karakter anda, dan anda tidak akan lupa lagi, akan abadi dalam diri anda.

Dimana Anda belajar Menulis?

Menjadi penulis, ada langkah-langkahnya yang wajib dan tepat anda bisa lakukan yakni:

Pertama. Berpedoman pada buku-buku tentang “bagaimana menjadi penulis yang profesional” ada satu buku yang menurut saya lengkap ulsannya yakni; buku yang berjudul ” INILAH BAHASA INDONESIA JURNALISTIK, karya Tri Adi Sarwoko” dan masih ada buku lain yang kaitannya dengan menulis yang ulasannya lengkap tentunya.

Kedua. Boleh berpedoman juga pada Youtube, karena materi-materi yang berkaitan dengan menulis atau menjadi penulis, mulai dari penulis pemula hingga penulis profesional sudah di Jelaskan oleh para penulis. Oleh sebab itu bisa buka lalu, Ikuti, dengar dan pahami, lalu mulai belajar dan praktekkan menulis. Saat mulai menulis, awalnya tuliskan ide yang muncul dalam pikiran anda, sesuai pedoman di buku dan juga Youtube. Tulis saja, sampai selesai, lalu kembali mengoreksi dan edit.

Ketiga. Baca-baca Artikel tentang menulis. Saat ini sangat mudah untuk Searching di dunia internet, tinggal bertanya pada Aplikasi Google, dia tidak akan menipu anda, pasti dia akan berikan jawaban yang tepat sesuai permintaan anda. Oleh sebab itu, buka dan baca sambil sambil belajar menulis dengan mengikuti penjelasan langkah-langkahnya.

Keempat. Belajar pada orang yang sudah terbiasa menulis, seperti wartwan, penulis Buku, penulis, Artikel, penulis Puisi, Penulis Cerpen, penulis Biografi, penulis Mitos, penulis Berita dan kepada siapa saja yang memiliki kelebihan atau berkemampuan dalam menulis. Saat-saat ini, banyak penulis yang mudah kita jumpai, oleh karena itu, apabila ada niat untuk menulis maka bergurulah pada mereka yang sudah biasa menulis.

Menulis itu Ada Temannya

Dalam dunia menulis, ada teman pendoronya yang bisa membuat anda menjadi penulis Profesional yaitu; “membaca Buku, Artikel, Puisi, Cerpen, Bografi, Berita, Mitos dan apa saja”. Karena dalam menulis membutuhkan banyak ide dan pengetahuan yang luas. Menulis dan membaca itu dua yang tidak bisa di pisahkan. Sama halnya dengan suami dan istri. Kenapa demikian? Jadi begini, apa bila kita kurang membaca maka kita akan kekurangan ide, saat menulis, sehingga kita akan bingun mau mulai menulis dari mana, tentang apa, seperti apa dan lainnya. Seakan kita sampai di ujuang jalan yang buntut, hilang akal. Oleh sebab itu, menulis harus seimbang dengan membaca, supaya anda mahir dalam menulis dan berwawasan yang luas, sehingga akan terbentuk karakter dalam menulis.

Diskusi juga adalah teman dalam dunia menulis. Apabila anda mempunyai waktu diskusi yang banyak, tentang apa saja, anda mendapatkan pengetahuan tambahan melalui diskusi, sehingga saat anda menulis, banyak ide yang akan mengalir dan bermunculan sehingga anda akan menjadi semangat dalam menulis. Oleh sebab itu biasakan diri untuk berpartisi dalam diskusi entah di mana dan kapan saja. Karena dengan diskusi anda akan menjadi kaya pengetahuan sehingga akan memudahkan anda dalam menulis.

Bertanya, adalah satu langkah yang jitu. Jika anda adalah pemula dalam dunia penulis, bertanya adalah jalan yang memudahkan anda dalam menulis. Ada pepatah mengatakan ” Malu bertanya sesat di jalan”. Makna dari pepatah ini bahwa selama anda tidak bertanya, anda tidak akan tahu, entah apa saja. Oleh karena itu, bertanyalah, karena itu adalah proses yang tepat dan memudahkan anda dan membuka cakrawala dunia menulis. Bagi penulis yang sudah biasa menulis, bertanya tentang tentang apa saja kepada siapa dan dalam momen apa saja berdasarkan rumus 5W+1H, agar semakin hari semakin anda tahu proses permasalahan yang terjadi entah cerita lama, peristiwa, sejarah dan lainnya.

Kesimpulan

Dalam dunia menulis, membutuhkan proses, seperti yang sudah saya jelaskan diatas, oleh karena itu menjadi penulis profesional, mau tidak mau, harus lalui proses itu.

Untuk menjadi penulis yang profesional, tidak di paksakan, tetapi kembali pada niat dan kemauan anda, karena menulis itu ada tantangan yang harus anda hadapi.

Jangan takut, menulis itu gampang, meskipun ada tantangan, ada obatnya yakni tekun dalam menulis, apabila tantangan itu ada lewati, maka semakin hari semakin anda akan kuasai tentang menulis.

Semoga melalui Motivasi Menulis ini, menjadi pemcerahan yang menyemangatkan, untuk anda, terutama bagi para pemula dalam dunia menulis

Para penulis, tetap semangat untuk menulis.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *