Jayapura,Suara Mee-Jerih payah Selpius Douw berbuah manis. Ia bekerja sebagai Loper koran Radar Jayapura,berhasil menyekolahkan anaknya hingga merahi gelar sarjana.
Dia sangat bersyukur, walaupun hanya dari menjual koran, tapi anak KeduaNya, Pince Kebadaumau Douw yang kuliah di Universitas Cenderawasih pada Fakultas Kesehatan Masyarakat, Jayapura, Papua, Hinga hari ini berhasil diwisudakan Kamis (28/05/ 2020)

Selpius Douw ayahnya Pince kebadaumau Douw, mulai menjadi loper koran Radar Jayapura dari tahun 1992 Hingga Tahun 2020. “Saya ingin buktikan bahwa penghasilan kami sebagai loper koran, meskipun satu koran itu upah kami Rp.7000, namun mampu membiayai anak kuliah dan menjadi sarjana di Universitas Cenderawasih. Saya hanya masyarakat biasa tetapi dengan kesabaran dan ketabahan akan tantangan yang saya alami. Saya juga bersyukur kepada Tuhan yang maha kuasa bahwa karena memudahkan semua itu bagi saya. Dengan adanya kerja keras dan usahakan saya selama ini, akhirnya perjuangan anak saya bisa terwujud, anak saya bisa sukses meraih sarjana,”Ujarnya.

Penghasilan seorang loper koran ini per lembar Rp.7000 “Saya punya 7 orang anak dan dua sudah meninggal. Anak saya yang wisuda ini adalah anak kedua namanya Pince Kebadaumau Douw lahir pada tanggal 12 Maret 1997 Selama saya bekerja sabagai loper koran itu patokan saya sehari 60 eksemplar koran.

Selama saya menjual koran, saya yakin akan mampu membiayai hidup keluarga kami dan juga menyekolahkan anak-anak kami, walaupun dalam pekerjaan sebagai loper koran saya sering dimarahi oleh koordinator karena kurangnya uang setoran, tetapi mereka masih prihatin dengan belas kasih terhadap saya karena mereka sudah tahu bahwa saya ini adalah orang yang sederhana dan ingin berjuang untuk membiayai anak-anak saya,”ungkapnya.

Selpius Douw bersama keluarganya tinggal Dok 5 atas , kelurahan Trikora, Distrik Jayapura utara. Dia membiayai anaknya kuliah dibantu oleh istri tercinta Damiana Dogopia dari hasil Jualan, dan keluarga juga membantu untuk uang wisuda anaknya.

Sekalipun anak saya Pince Kebadaumau Douw , S.KM sudah menjadi sarjana
Jujur saja saya belum merasa tenang karena anak saya belum mendapat pekerjaan dan belum berbakti untuk bangsa dan Negara, maka bagi saya ini masih dalam perjuangan. Selama anak saya duduk di bangku perkuliahan saya merasa sangat pedih bagai berjalan di atas kerikil dan kadang saya merasa bertentangan tetapi semua itu bagi saya adalah jalan Tuhan dan saya sangat yakin anak saya pasti sukses menjadi sarjana karena berkat dukungan dari Radar Jayapura maupun dari keluarga,”tutupnya

Reporter : Sisko Pekey
Editor. : Benedict Agapa

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *