Jayapura Suara Mee-Mahasiswa Dogiyai di Kota Study jayapura mengelar Diskusi untuk menyikapi kebijakan Bupati kabupaten Dogiyai,Mengenai Proses Penyaluran Bantuan langsung tunai(BLT) Melalui Rekening Masing masing pelajar dan Mahasiswa .

“kebijakan Bupati Dogiyai untuk Proses penyaluran Bantuan langsung tunai bagi mahasiswa di setiap kota Study seluruh dunia,melalui Nomor Rekening Masing masing ,hal ini Mahasiswa menilai sangat bertolak belakang dengan harapan Mahasiswa itu sendiri.

Badan Pengurus Mahasiswa Dogiyai di kota Study jayapura,Efendy minai mengatakan Pelajar dan Mahasiswa sudah sepakat bahwa bantuan langsung tunai di kirim melalui Rekening pengurus.kesepakatan ini kami ambil dengan melihat jauh kedepan Wabah covid-19 itu Akan berakhir sampai kapan.Untuk mengantisipasi berlanjutnya Covid-19 ini Maka Bantuan langsung tunai yang Akan di berikan,kami sedang berpikir ,sebagian dana di sisihkan untuk di pergunakan demi kepentingan bersama,membeli lokasi Alat kerja dan bibit untuk berkebun demi mempertahankan keberlangsungan hidup pelajar mahasiswa di kota Study jayapuara.,”hal itu di katakan Efendy minai Kepada suara Mee saat di temui di Asrama Kamuu .

Minai juga meminta kepada Pemerintah kabupaten Dogiyai,jangan membuat pelajar dan mahasiswa terlena dalam penyebaran covid-19 yang terus meningkat di papua,Jika bantuan langsung tunai di berikan melalui rekening pribadi,Apakah uang itu mampu mencukupi kebutuhan pelajar dan mahasiswa selama covid-19 berlangsung di tanah Papua.hal ini pemerintah Kabupaten Dogiyai tolong pertimbangkan!

Ia juga berkata kesepakatan Bantuan langsung tunai di kirim lewat rekening pengurus kami rasa cukup baik,dengan melihat jauh kedepan proses Covid 19 ini akan berkahir sampai kapan kami belom tau,untuk itu dana ini Akan pergunakan demi kepentingan bersama dalam jangka panjang,Sebab ketersediaan bahan produksi di kota Jayapura sedang berkurang dan harga harga barang di kota Jayapura sedang meningkat.Jika pemerintah kirim lewat Rekening Pribadi setiap pelajar dan mahasiswa uang itu akan habis dalam beberapa hari saja,sedangkan Covid 19 sedang berlanjut dan meningkat di Papua,”tegasnya.

Minai,kami juga Akan bertanggung jawab atas dana yang akan di kirim,sebab kami tau bahwa dana itu di awasi langsung dari Tipikor.jangan ragukan kami,kami minta dana dikirim lewat Rekening badan pengurus,”Katanya.

“Gerson Pigai,Dengan melihat Penyebaran Covid-19 di Papua terus meningkat terlebih khususnya kota jayapura,demi mencegah penyebaran virus Corona kami meminta kepada pemerintah kabupaten Dogiyai salurkan bantuan langsung tunai melalui Nomor Rekening badan pengurus kota Study Jayapura.sebab aktivitas di kota Jayapura sudah dibatasi sampai jam 14:00 (Siang),”Ujar Gerson Pigai Mahasiswa Dogiyai kota Study Jayapura.

Pigai tekankan kepada pemerintah kabupaten Dogiyai,jika Dana tidak di salurkan melalui Nomor Rekening badan pengurus,kami akan terus menolak,”tegasnya.

Pelajar dan Mahasiswa sampai saat ini banyak yang mengelu karena tidak memiliki nomor rekening, untuk itu kami minta dengan tegas kepada Pemerintah Kabupaten Dogiyai,jangan mempersulit pelajar dan Mahasiswa di tengah Penyebaran Covid-19,setidaknya pemerintah tanpa mempertimbangkan banyak hal,bantuan langsung tunai di berikan kepada mahasiswa melalui nomor rekening badan pengurus,”tegas Helena Dogomo salah satu pelajar di kota Study jayapuara.

Dogomo juga meminta pemerintah kabupaten Dogiyai,mesti perhatikan nasib hidup pelajar dan mahasiswa di setiap kota Study,seluruh Indonesia dengan hati yang murni,sebab nilai kemanusiaan jauh lebih penting ketimbang uang,”tuturnya.

Reporter :Benedict Agapa/SM

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *