Jayapura,suara Mee-Jemaat Edoutou Argapura setelah Gereja terbakar pada tangal 17 Mei 2020,jemaat sepakat memilih pindah dari lokasih awal ke tempat yang baru untuk mendirikan gereja baru di Argapura Gunung

Pendeta Simon Bunai Mengatakan hal paling mendasar yang membuat kami memilih pindah lokasi adalah pertimbangan kami atas perkataan bupati Kabupaten puncak Willem Wandik,setalah kabar kebakaran itu di ketahui ia datang mengunjungi kami dan mengatakan bahwa dirinya akan membantu mendirikan Gereja berlantai dua,jika pembangunan ini kita tempatkan di lokasi yang semula maka akan mengalami banyak kendala,”Katanya

Simon,demi memperlancar proses pembangunan Gereja jemaat Edoutou,kami sudah sepakat untuk mendirikan gereja di lokasi yang baru yaitu di Argapura gunung,sebab kami merasa disitu tempat yang pas untuk mendirikan Rumah Allah itu.Ia juga menuturkan di lokasi itu tidak hanya dibangun Gereja,selain itu kami juga akan bangun pastori dan Paud,”Katanya.

Lokasi yang menjadi kesempatan kami untuk mendirikan Gereja berukuran seribuh enam ratus tujuh puluh Empat persegi (1674 ),Luas lokasi ini sangat mendukung sekali untuk membangun gereja serta perlengkapan gereja lainnya,Apa lagi lokasi ini sudah menjadi milik gereja dan sertifikat tanah sudah kami miliki dan pelepasan Tanah adat juga sudah kami lakukan”katanya kepada Suara Mee-Saat di temui di Argapura gunung.

Simon juga menjelaskan kronologis terjadinya kebakaran gereja edoutou di Argapura,api bermula dari rumah tetanga yang berdekatan dengan gereja ,awalnya terjadi kebakaran rumah di samping gereja hal itu menyebabkan gereja edoutou juga ikut terbakar,”ujar pendeta.

Jhon bunai sebagai tokoh intelektual menjelaskan pemindahan itu ada karena kesepakatan bersama seluruh jemaat dan di saksikan langsung oleh ketua klasis kota Jayapura,kesepakatan itu di ambil secara sah oleh jemaat itu sendiri,dengan mempertimbankan berbagai hal,yang akan menghambat proses pembangunan gereja,untuk itu lokasi baru ini sangat tepat untuk dirikan gereja”Tutur Jhon Bunai sebagai intelektual dari jemaat edoutou.

Bunai juga mengatakan lokasi yang baru sangat mudah untuk akses transportasi mendrop bahan bangunan untuk memperlancar proses pembangunan gereja,dengan ini gereja dilokasi ini akan berdiri sesuai dengan keinginan bersama jemaat itu sendiri.

Ia juga menjelaskan yang berhak untuk memindahkan gereja ini adaah jemaat,kami pendeta,gembala dan tokoh intelektual tidak berhak untuk memindahkan gereja ini,untuk ini pemindahan gereja dilokasi baru ini murni dari kesepakatan jemaat itu sendiri,pada tangal 17 mei 2020,”katanya

Pemuda Jemaat Edoutou siap mendukung dalam proses pembangunan gereja dilokasi baru ini,sebab ini adalah pilihan kita bersama,untuk itu pemuda siap membantu pembangunan gereja hinga selesai sebab gereja adalah rumah Tuhan,yang wajib kita dirikan demi memuji dan memuliakan nama Tuhan,”ujar Amos Gobai Ketua Pemuda Jemaat Edoutou Argapura.

Pewarta :Benedict Agapa/SM

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *