Oleh : Hendrik Christian Degei

Untuk membentuk bibir yang menawan, ucapkanlah kata-kata yang kebaikan; Untuk mendapatkan
mata yang indah. Carilah kebaikan pada setiap setiap orang yang anda jumpai. Untuk mendapatkan
bentuk badan yang langsing, Bagikanlah mereka yang kelaparan. Untuk mendaapatkan rambut yang
indah, Mintalah seorang anak kecil untuk menyisirinya dengan jemarinya setiap hari. Untuk
mendapatkan sikap dan tubuh yang indah, berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, Dan anda tidak
akan pernah berjalan sendirian.

Hidup ini, Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain. Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk
kembali, dan diampuni. Jadi, jangan pernah kecilkan seseorang dari hati anda. Apabilah anda melakukan
hal itu semua itu, ingatah senantiasa. Jika suatu ketika anda memerlukan pertolongan, akan senatiasa
ada tangan terulur. Dan dengan bertambahnya usia anda, anda akan semakin mensyukuri telah diberi
dua tangan, satu untuk menolong diri anda sendiri dan satu lagi untuk menolong orang lain.
*****
Menurut alam bawah sadar, kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenahkan, bukan
pada bentuk tubuh, cara dia menyisir rambutnya. Kecantikan wanita terletak pada mata, cara dia
memandang dunia. Karena dimatanya terletak gerbang menuju kesetiap hati manisia, dimana cinta
dapat berkembang.

Kecantikan wanita bukan pada kehalusan wajah, tetapi pada kecantikan yang murni terpancar pada
jiwanya, yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta berikan. Dan kecantikan itu tumbuh
sepanjang waktu.

‘Cinta Rani akhir ibarat rumah’, Ada tiga rumah?” Pertama rumah Raja, di dalam-Nya ada simpanan-Nya,
tabungan-Nya serta perhiasan-Nya.Kedua rumah Hambah, di dalamnya ada simpanan, tabungan dan
perhiasan yang tidak seperti yang dimiliki oleh Raja. Dan ketiga adalah rumah kosong, tidak ada isinya.

“Jika datang seorang pencuri rumah mana yang akan dimasukinya? ” Apabali anda menjawab”, Ia akan
masuk di rumah yang kosong. “Tentu suatu hal yang tidak masuk akal”, “Karena rumah kosong tidak ada
barang yang di curinya”. Karena itulah dikatakan kepada Gadis anak bangsawan ‘Rani, komunitas
pemuda kamung asal Mapia besar mengklaim bahwa di dalam shalat, Dia tidak pernah terganggu’.
Maka Gadis anak bangsawan berkata : “apakah bisa yang di kerjakan oleh syetan dalam rumah yang
sudah rusak?” Bilah jawaban anda adalah: ” pencuri itu masuk di rumah raja. ” Hal tersebut bagaikan
sesutu hal yang hampir mustahil, karena tentunya rumah Raja di jaga oleh penjaga dan tentara,
sehingga pencuri tidak bisa mendekatinya. Bagaimana mungkin siaga disekitar raja?” “ Sekarang tinggal
rumah ketiga”, maka hendaklah orang-orang berakal memperhatikan permisalan ini sebaik-baiknya, dan
menganalogikanya “rumah” dengan hati, karena inilah yang dimaksudkannya.

“Hati yang kosong dari kebajikan, yaitu hatti orang-orang kafir dan munafik, adalah rumah setan, yang
menjadikannya sebagai benteng bagi dirinya dan sebagai tempat tinggalnya. Maka adakah rangsangan
untuk mencuri dari rumah itu sementara yang ada di dalamnya hnyalah peninggalan setan, simpananya
dan ganguannya? “Rumah ketiga” .

“Hati yang telah di penuhi dengan kekuasaan Allah dan keagungan-Nya”, penuh dengan kecintaan-Nya
dan penuh senantiasa penagaan-Nya dan selalu malu darinya, setan mana yang berani memasuki hati
ini?” Bila ada yang ingin mencuri sesuatu darinya, apa yang akan dicurinya? (Rumah pertama).

Hati yang di dalamnya ada tauhid allah, mengerti tentang allah, mencintai-Nya, dan berimanan kepadaNya, serta membenarkan janji-Nya, Namun di dalamnya ada pula syawat, sifat-sifat buruk, bahwa nafsu dan tabiat tidak baik.

“ Hati ini ada diantara dua hal”. “ Kasing hatinya cenderung kepada keimanan, dan kecintaan kepada
allah, dan kadang condongkepada panggilan syetan, bahwa nafsu dan tabiat tercela. “Rumah kedua”,
hati semacam inilah yang dicari oleh syetan dan di inginkanya. Dan, Allah memberikan pertolongan-Nya
kepada yang dikehendaki-Nya. “Dan kemenanganmu hanya allah yang maha perkasa lagi maha
bijaksana.

syetan tidak bisa mengganggunya kecuali senjata yang di miliknya, yang dengan-Nya ia masuk dalam
hati. Di dalam hati seperti ini setan mendapati senjata-senjata-Nya yang berupa syahwat dan anganangan dusta yang berada di dalam hati. “Saat memasukinya?”, syetan mendapati senjata-senjata
tersebut dan mengambilnya serta menjadikannya menetap di hati”. “Apabilah seorang hamba
mempunyai benteng keimanan yang mengimbangi serangan tersebut dan kekuatannya melebihi
kekuatan penyerangnya, maka ia akan mampu mengalakan syetan?”. “Tiada daya cinta di akhir makar
dan kekuatan keculai dari Allah semata. Tamat, putus benangnya dari akhir cinta makar.

Catatan cerita:
Cinta ibarat rumah : kesatu rumah Raja yang di sebut pejabat Negara, di dalam-Nya ada simpanan-Nya,
tabungan-Nya serta perhiasan-Nya.
Cinta ibarat rumah : Kedua rumah Hambah, di dalamnya ada simpanan, tabungan dan perhiasan yang
tidak seperti yang dimiliki oleh Raja.
Cinta ibarat rumah: ketiga adalah rumah kosong, tidak ada isinya.


)* Penulis adalah anak muda yang tinggal di Nabire,ia juga pernah menulis beberapa cerpen

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *