Oleh : Hendrik C. Degei)*

Kekasihku tak restuhi cinta pun berkahir di kamar karma sodarah. Saat itu? Aku, Semenjak diriku melompat ke kursi naikan remaja sesuai berprestasi, aku melangkah di tingkat pendidikan sekolah mengenah atas atau SMA di pendek. Aku di sebut sebagai siswa baru yang baru kelas satu. Bahkan belum kenalin bersama sesama teman-teman seperjuangan. Aku dinyatakan siswa baru.
Tepat, Selasa hari keduanya? Setelah pengenalan Mos-SMA untuk mengenal langsung memperkenalkan diri idenitas siswa/i yang baru daftar sekolah itu? Sekolah yang resmi terdaftar SMA N.01 Nabire. Kabupaten Nabire.
Usai hari sudah selesai. Aktivitas hari keduanya berakhir ? Para selurh peserta siap berbondong-bodong untuk kemali mengikuti apel pulang.

                                                        ********

Aku adalah sahabat terbaik dari Yuni. Tapi seseungguhnya aku sangat mencintai Yuni. Aku ingin mengungkapkan perasaan itu tapi dia selalu mengurungkan niatnya, dia tidak ingin merusak persahabatannya dengan Yuni, hanya karena masalah ini.

Aku selalu bangun pagi-pagi, dan dia selalu menelefon Yuni untuk membangunkannya. Ini aku dilakukan setiap pagi. Dan Yuni mengangkatnya dengan masih menahan kantuk. Karakter Yuni adalah cewek yang cantik, Suka bercanda, Rama, Juga suka banget shopping.Dan aku adalah rama, pendiam, suka canda, dan suka banget maen dengan orang-orang yang cukup dewasa mainshetnya; Dia juga cewek yang baik, hingga teman-teman juga suka banyak berteman sama Yuni.

Hallo…? Sapah Yuni di seberang dengan masih menahan kantuk. Hoee..?Ayo bangun sudah pagi ini.Teriak Aku di telefon. Wah biasa saja donk teriaknya, kuping dia ini hemm..!Jawab Yuni kaget. Makanya cepat bangun sanah terus mandi,,,sudah siang ini; Tambahku…Iya, iya bayam rebus sih?Jawabku.

Aku rela terluka asalkan Dia walaupun Yuni masih posisinya mengantuk akhirnya dia bangun juga; Yuni langsung menuju kamar mandi, setelah Yuni mandi dan sudah berpakaian dia turung dari kamarnya menuju dapur, Yuni kelaparan.

Mam tak ada makanan?Tanya Yuni kepada Mama kesayangnya,Yuni Ingin sarapan. Ada nak? Nak tunggu sebentar saja di meja makan, Jawab Mama! Yuni merasa merepotkan.Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya makan Yuni datang juga, siap Mama di antar.
Ini makanannya, makan banyak, biar gemuk, hehehehhe,,, Canda Mama;

Mama bisa saja, nanti kalau Yuni gemuk, lagi tidak cantik lagi kan,,hhhhh…Jawab Yuni dengan tersenyum.Mama itu baik, Mama setia, Mama adalah segalanya perasaan menebal dihati Yuni. Habis makan, Yuni menuju kamarnya dia bingun sedang apa? Hari libur begini. Yuni memutar lagu dansa patola supaya pikirannya tidak jenuh.

“ Tapi dia masih saja jenuh, terpaksa patola,, hummmm! Lalu dia kepikirkan buat ngajak teman-temannya untuk pergi ke pantai, buat sekedar hiburan dengan tulang rusuk dulunya, Supaya pikirannya tidak jenuh. Yuni langsung ambil HP-Nya langsung telefon ricky mantan kekasihnya, Mey, Clara dan melky.

Setengah jam kemudian, Yuni sampai ke pantai. Pantai yang pernah jumpai saat itu dengan mantan kekasihnya, dia Amadi, saya tahu, pantai Talu. Yuni Clingukan mencari teman-temannya, Yuni tidak melihat kalau didepannya seorang cowok yang membawa minuman. Dia siapa? Pangeran.

“Pangeran yang punya roda empat, lelaki serupa pemuda jalanan yang rupanya memakai jasnya kopri. Dia tak sadar diri. Dirinya rama tersenyum melihatnya si cewek cantik dia. Dia siapa, dia adalah Yuni. Brukkkkkkkkk”?,,,,,

Aduh mabuk maaf, Anda mabuk disitu…Maaf ya mabuk. Berkata jujur, kakat si pangeran itu bersalah kepada Yuni, Tapi wajarlah, Rasa dewasa hanya di sembunyikan di bawah telapak kaki, tidak ada daya netralnya. Apa itu karena aku anak dewasa sedangkan dia anak kota?

Hemmm…tak papa kok, saya yang salah,Yuni sibuk mencari teman-temanya saya disini, sampe saya tak tahu kalau kamu ada depan saya, maaf! Jawab adik sambil sibuk membersikan bajunya yang terkena tumpahan minuman bobo pada Yuni tadi.

Bukan mabuk yang salah tapi saya, saya benar-benar minta maaf mabuk, sini mabuk saya bersikan. siapa dia mabuk, Na sih pemabuk adalah pemuda ganteng . Kata si pemuda lagi kepada Yuni. Keadaanku miring,tak sadar.

Sekali lagi maaf! Kata dia mabuk,keadaan tak waras. Tinggal Yuni mengolo melihat aku mabuk itu….setelah sedikit terobati sadar dari lamunannya Yuni bergabung lagi dengan teman-temannya.

Kemana saja ini, Ya lama banget? Terus kemana baju kamu basah begitu?Tanya Melky dengan cemas, dan di tambah dengan Clara dan Mey. sorry teman-teman aku lagi ada masalah sedikit, tadi aku sibuk cari kalian eee aku tabrak cowok ganteng minumannya tumpah ke bajuku.Jawab Yuni.

“Ya syukurlah Yuni, tidak apa-apa.Ucap Clara. hummm tahu nggak pace yang tadi aku tabrak tadi lelaki murahan sangat. Bisik dari sana masuk di telinga si mabuk itu, walau mabuk hatinya tetap sehat, Indranya cukup normal. Gila sekali kata Yuni histeris.

Memangnya siapa kamu?kamu dah kenalan? Tanya Melky, dengan menahan rasa cemburu. “Belum sih tidak sempat, semoga saja aku bisa ketemu lagi dengan dia. Jawab Yuni.

                                                              *******

Bel tanda usai pelajaran berbunyi..Yuni masih sibuk membereskan buku-bukunya, sedangkan Clara, melky, dan Mey menunggu Yuni di depan pintu. Selesai membereskan buku-bukunya, Yuni langsung ditarik Melky buru-buru pantai Maaf, Pantai Maaf yang selalu ada terletak pinggir pantai Nabire. Kota seribu kenangan.

Maafkan senja sore sebab dengan senja sore ini tawaku tidak mengijinkanku untuk menunggu.
Ucapku dalam hati ketidakadilanku. semoga.. Saja tawamu usai bersama mereka. Sesampainya di pantai seribu kota kenangan, Yuni dan Clara menyaksikan senja sore di pantai maaf kota seribuh kenangan.

Sambil menonton asyiknya maen mainan odong-odong, mobil-mobilan keliling jalan tiada angin, riang, sepoi-sepoi, Senja sore jadi saksi.sementara melky dan Mey lagi sibuk menikmati kesukaannya Es-buah sambil menyaksikan jahatnya senja sore di pantai maaf kota seribuh kenangan.

                                                                       *****

Tanda usai senja sore pasrah meninggalnya ambang sore di pantai maaf, Karena tidak menyadari kalau ada cowok di belakangnya yang juga ingin membelikan mobil mainan untuk sang adiknya. Saat Yuni berbalik ingin menuju kasir untuk membayar mainan mobil yang di sukainya tibah-tibah….. Tabrak …..Yuni dan cocok jalanan itu bertabrakan lagi.

Dan anehnya Yuni senang senang tabrak cowok itu, Karena cowok yang di tabraknya sekarang adalah cowok yang di tabraknya waktu di pantai Talu, Cowok yang membuat Yuni tidak bisa tidur semalaman, dan cowo yang membuat Yuni penasaran. Spontan teman-teman Yuni menoleh semua, Melky yang mulai merasakan hal yang tidak nyaman di hatinya. Sakitnya di hati, ucapku dalam hatinya melky.

Aduh maaf-maaf..! Kata Yuni dengan membantu cowok itu mengabil mainan mobilnya yang jatuh karena di tabrak Yuni. Ia tidak papa kok. Santai saja.Jawab cowok itu. Waoo,,kamu? Kita ketemu lagi. Maaf ya sudah tabrak kamu sampai dua kali? Kata Yuni. Oh ya? kita bertemu lagi. Hemmmm,,, Tidak apa-apa kok mungkin aku juga salah tadi. Ngomong-ngomong sama siapa kah kesini? Ucap tanya sih cowok itu. Sama teman-teman. Itu mereka lagi lihatin kita, ucap Yuni kepada sih pangeran mudah. Oh ya nama kamu siapa kita belum sempat kenalan kan? Kenalin namaku Yuni. Ucap Yuni memulai perkenalannya. Aku Edison. Oh ya sorry aku harus buru-buru soalnya di tungguin adik aku di rumah, boleh minta no HP kamu? Nanti aku hubungi kamu.Jawab cowok itu. Spontan Yuni langsung shock sekaligus”

Senang cowok yang membuat dia tidak tidur semalaman minta no HPnya. Tanpa basa-basi lagi Yuni langsung memberi tahunya. Cowok itu yang bernama Edison berterima kasih dan pergi sebelum pegi dia sudah berjanji akan menghubungi Yuni nanti malam.

Disisi lain Melky merasa sangat cemburu. Dan Melky berpikir benar, Keberadaan saat itu adalah telanjang, Masih berada di bangku penangguran. Ucap menebal dalam hatinya. Dirinya tak sanggup melawan dengan orang yang menjabat di bangku kerja, Karena dia adalah punya segalanya. Sedangkan Melky sedang di bangku kosong pengangguran, Apalagi dengan orangtuaku komunitas kemiskinan.

Rasa cemburu, melihat Yuni dan Edison, tapi melky berusaha menyembunyikan perasaannya walau sebenarnya ingin sekali dia bertanya pada Yuni dan apa hubungannya dengan Yuni. Melky ingin bertanya sekarang, tapi dia rasa belum waktu yang tepat, karena suasana hatinya sekarang kalut. Dia tidak ingin amarahnya meledak nanti didepan Yuni. Melky tidak mau itu terjadi. Melky tidak ingin menyakiti Yuni.

Malam harinya, Yuni di kamar, Yuni menunggu telefon dari si pangeran Edison.

Setelah beberapa saat menunggu, Akhirnya si pangeran telefon juga, Terbayang saja wajar karena saat pertama kali mendua dengannya, dia adalah pemuda gagah yang nasib di hari itu, perasaanku menipis malam itu ku termenung sambil mengopi. Mengopi terasa angin malam membisuh, hatikupun terasa gelisah. Doa malam kini bercucuran air mata jadi basah di dada?

Mengangkat telefon dari sih pangeran.Mereka berbasa-basi sesaat, Dan mereka akhirnya memutuskan untuk ketemuan ke-esokan harinya. Beberapa saat saja, Mereka berdua sudah sangat akrab, Dan makin dekat;

Malam ini, Aku harus ke rumah Yuni, Aku takut kalau pikirannya dengan Yuni masih di dalam hati, Nanti subur, Kalau yuni menikah dengan si pangeran. Aku jadi pusing nantinya, lebih baik malam ini juga aku harus menyusul.Ucapku dalam hati.

Aku ke rumah Yuni, Aku nekat ingin mengungkapkan perasaannya kepada Yuni, Walaupun dia harus mengorbankan persahabatannya.

Tok, tok… Terdengar pintu di ketok dan Yuni langsung membukanya. Silakan..!! Aku mau ngomong…sesuatu.Melky mulai berbicara. Sebenarnya…..aku…Sebenarnya apa Melky? Tegas Yuni kepada Melky, belum sempat Melky ngomong HP Yuni berbunyidan itu dari sih Pangeran. Melky hanya bisa pasrah… Dan karena aku tidak tahan lagi mendengar Yuni dan Edi telfon-telefonan akhirnya melky pamit pulang.

                                                            ******

Setahun sudah berlalu, Yuni pulang karena libur wabah covid-19 yang mengerut jiwa. Mereka lama tidak ketemu. Karena mereka kuliah bedah kota studinya masing-masing. Yuni masih dengan Edison dan Melky masih sangat mencintai Yuni. Dua minggu kemudian, Melky mendapatkan berita news, undangan pernikahan. Dan didalamnya tertulis Nama Yuni dan Edison pangerannya. Betapa kagetnya Melky nama yang terpampang di undangan itu. Aneh,,,terbayang berapa banyaknya dalam dunia cinta ini, dan tanyaku dalam hati, apa ini adalah ulangan untuk makan bersama. Heran, karena lama tidak berjumpa demi sahabat, demi cinta, demi untuk kasih. Semua hanya mimpi, ternyata mimpi si Yunita basa-basi bersama si pangeran.

Melky harus mendatangi pernikahan Yuni dan Edison.Di lihat Yuni sangat cantik, cantiknya tidak seperti dulu yang ribuan laki yang merampasnya.

Yuni lebih mekap terlihat sangat indah dan gaun pengantingnya seperti mawar yang paginya sudah disiram oleh orang rajin merawat setiap hari , terlihatnya melihat si Yuni.

Disampingnya Edison yang tampan dengan jasnya.Berupa topeng kepalanya KOPRI, lengkap dasinya. Dia siapa, dia Edison pangeran mudah yang menjabat lima tahun.

Betapa sangat serasinya mereka.kata melky dalam hati.Yuni, semoga kamu bahagia selamanya. Aku akan selalu membawahnya dalam doa dalam hati kecilku ini. Aku pasrah, ini hanya terbaik untukmu karena aku menyayangimu. Aku rela terluka asalkan kamu bahagia, selamat menempuh hidup baru sahabatku, Yuni…humm…. Tamat;

Cantik, Ganteng. Belum tentu mempunyai daya tarik

Tanggung jawab, rasa cinta, dan kasihsayang sebenarnya bisa saja semuanya berjalan berdampingan dalam hal hidup manusia. Namun, Yang jadi pertanyaan apakah kita bisa berbuat adil terhadapnya? Aku lebih suka lukisan samudra yang gelombangnya memukul dan menggebu-gebu daripada lukisan sawah yang adem ayem tentram. Itulah prinsip hidup sebenarnya.”

“Keberhasilan, kesuksesan, dan cita-cita dalam dada tidak memandang usia, baik muda ataupun tua bukanlah ukuran untuk keduanya. “Tak kala kita memiliki sesuatu yang sebenarnya ada pada diri kita, kita menangis dalam bayang-bayang dendam, dan apabila kita menyesal dan mengikhlaskannya, kita akan menemukan apa yang menjadi hak kita, dan kita akan menyesali akan dendam tersebut.”

“Yang paling susah dalam kehidupan ini bukanlah ketika anda meraih sebuah kesuksesan, melainkan ketika anda mempertahankan kesuksesan yang susah payah anda lakukan. Orang yang berbahagia bukanlah orang yang hebat dalam segala hal. Tapi orang yang bisa menemukan hal sederhana dalam hidupnya.”

Catatan Cerita :

  • Yuni adalah perempuan cantik yang pernah aku rela merasakan terluka asalkan dia pergi melamar dengan yang punya SK terakhirnya. Sedangkan aku sebagai mahasiswa jalanan yang saat masih duduk di bangku penangguran.
  • Melky adalah nama samaran yang di pakai sebetulnya Hendrik Christian Degei yang masih di bangku kosong
  • Edison atau pangeran mudah, Nama semarang yang di pakai sebetulnya Pejabat pemerintah daerah yang baru menjabat di sebuah daerah

*Penulis adalah anak muda Papua yang tinggal di Nabire

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *