Oleh : Maikel Gobai

Hukum yang berlaku di Indonesia selalu saja ada faktor perbedaan dalam proses objek penegakkan nya.

Hukum dan aturan umum yang di cetus di setiap negara tentu nya bertujuan untuk memeluk seluruh sektor di kalangan masyarakat dan bangsa setiap negara pula, mulai dari kelas atas sampai pada kelas paling bawah. Dan kemudian sisi lain ketika negara memiliki pagar negara ( HUKUM & ATURAN) maka objek dari kacamata proses penegakkan hukum dan aturan pasti nya semua perlindungan, kebenaran serta keadilan akan berjalan mulus.

Namun demikian, untuk negara Indonesia tidak pernah ada nilai nilai kemanusiaan serta Nilai nilai yang di lahir oleh produk hukum mesti di bantai oleh penegakkan hukum negara Indonesia itu sendiri.

Maka dengan itu, menurut kacamata rakyat terkecil Papua bahwa selama ini pemerintah Indonesia selalu saja melahirkan dan memperlakukan paradigma pemerkosaan hukum dan aturan yang berlaku di negara Indonesia.

Sehingga, pandangan mata orang Papua terhadap negara Indonesia bahwa Indonesia merupakan negara yang sama sekali tidak pernah memiliki hukum dan aturan sebagai perwujudan kepentingan tindakan serta rasanya kebangsaan.

Untuk itu, penulis berpesan kepada pemimpin negara Indonesia (Jokowi) serta menteri menteri negara Indonesia bahwa perlunya memperhatikan jalan nya kebijakan pemerintah Indonesia.

Karena selama ini, kami rakyat Papua menilai bahwa kebijakan pemerintah Indonesia sangat kesal dan jengkel atas penegakkan kebijakan yang di lahir kan oleh negara Indonesia itu sendiri.

Seperti yang Indonesia telah melakukan tuntutan hukum terhadap ke 7 tapol Papua di Kalimantan.

karena kami tahu bahwa mereka semua adalah bukanlah pelaku rasisme tapi mereka juga merupakan korban rasisme pada tahun 2019 yang lalu.

Untuk itu, demi memperbaiki kualitas kebenaran dan keadilan negara Indonesia, maka negara Indonesia bebas kan mereka tanpa syarat apapun.

jika, negara Indonesia bersih keras mempertahankan diri untuk memberikan tuntunan hukuman, maka negara Indonesia injin kan rasis harus terjadi di Indonesia.

Karena mereka di tuntut tanpa belum ada kepastian fakta di lapangan, sehingga kami berharap agar supaya pemerintah Indonesia harus dan sangat penting untuk berfikir bahwa bagaimana meratakan keluang atas hak dan kewajiban berbangsa sesuai dengan pola hidup bangsa masing-masing.

kebenaran dan keadilan negara Indonesia Tak pernah ada Nyata di bumi kita cenderawasih.

Penulis : Mahasiswa yang berkarier dalam Dunia pengetahuan di Papua

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *