Jayapura,Suara Mee-Pada hari senin 15 Juni 2020, Pukul 08:00, Pihak Polresta Jayapura kembali menangkap 4 orang Mahasiswa USTJ di Kampus USTJ. Menurut informasi penangkapan terhadap 4 orang Mahasiswa USTJ terkait pembukaan Posko Mimbar Bebas Pembebasan Tapol Papua pada Sabtu (13/06/2020).

Pada prinsipnya lingkungan kampus masuk dalam kategori lingkungan akademik. Berkaitan dengan aktivitas didalam lingkungan akademik merupakab bagian dari kegiatan akademik semestinya kegiatan mimbar bebas terkait pembebasan 7 Tapol Papua di Kaltim yang dilakukan oleh mahasiswa USTJ dipandang sebagai langsung kegiatan akademik.

Untuk diketahui bahwa kegiatan akademik dan kegiatan keagaamaan secara jelas disebutkan dalam UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum secara tegas disebutkan bahwa kegiatan akademik dan kegiatan keagamaan merupakan kegiatan yang dikecualikan dalam kewajiban pemberian surat pemberitahuan sebagaimana diatur pada pasal 10 ayat (4), UU Nomor 9 Tahun 1998.

Dengan mengacu pada dasar yuridis diatas serta mengacu pada fakta tidak adanya pelanggaran hukum apapun (khususnya Pasal 6, UU Nomor 9 Tahun 1998) yang diakibatkan karena mimbar bebas mahasiswa USTJ dalam lingkungan kampus USTJ maka sudah seharusnya 4 Orang Mahasiswa USTJ yang tangkap. Berikut nama-nama keempat mahasiswa USTJ :

  1. Marthen Pakage
  2. Semi Gobay
  3. Albert Yatipai
  4. Ones Yalak

Atas dasar itu, kami Koalisi Penegak Hukum dan HAM Papua menegasakan :

  1. Aparat Penegak hukum (Polisi) Di Papua Wajib menghormati dan melindungi hak demokrasi warga negara yang dijamin dalam UU Nomor 9 Tahun 1998;
  2. Kapolda Papua dan jajarannya segera membebaskan 4 Mahasiswa USTJ yang ditangkap pada tanggal 15 Juni 2020 sebagai wujud pengormatan terhadap UU Nomor 9 Tahun 1998.

Demikian pernyataan ini kami buat, atas perhatian dan kerjasamanya disampaikan banyak terima kasih.

Jayapura, 15 Juni 2020

Hormat Kami

KOALISI PENEGAK HUKUM DAN HAM PAPUA

Emanuel Gobay, S.H., MH
(Kordinator Litigasi)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *