Ketua Pemuda Lintas Generasi Papua Weki Gombo saat melakukan Konfrensi Pers di salah satu Cafe di Kota Jayapura - (Suara Mee/doc)

Jayapura, Suara Mee –  Ketua Pemuda Lintas  Generasi Papua Wecky Gombo mengatakan, proses seleksi Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua serahkan langsung kepada Panitia Seleksi untuk memilih sekda sesui dengan jejak karir dan prestasi.

“Kami meminta agar Sekda yang terpilih benar-benar menguasai sistem Birokrasi, Berpengalaman dan memenuhi syarat untuk menduduki Jabatan pimpinan Tinggi Mady di tingkat Provinsi Papua Berdasarkan Jejak Rekam Karier,” katanya kepada Suara Meepago, di salahsatu caffe di Abepura, Senin (22/6/2020).

Gombo mengatakan, jabatan Sekda Papua merupakan Unsur Pembantu Pimpinan Pemerintah yang bertugas membantu Gubernur Papua dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan Pemerintahan, Pelaksaan Pembangunan dan Pembinaan kemasyarakatan.

“Dengan berjalannya Tahapan Seleksi Calon Sekretaris Sekda sampai pada tahapan Penilaian (Asesmen) Oleh Tim Seleksi, atas nama seluruh Rakyat Papua melalui Lintas Generasi sebagai agen pembangunan masa depan Papua mendukung penuh Kepada Calon Orang Asli Papua (OAP),” katanya.

Gombo mengatakan, empat orang calon sekda adalah anak asli Papua yang pasti memiliki kompoten dan pihaknya sangat mendukung karena semua memiliki pengalaman dalam bekerja sebagai ASN.

“Juliana J Waromi  Memiliki jabatan Sekretaris Dewan (Sekwa) DPRP Provinsi Papua Doren Wakerkwa perna menjabat sebagal kepala seksi Analisa dan Perencanaan di BAPPEDA Kabupaten Jayawijaya, Kepala Distrik Pirime yang Sekarang Kabupaten Lanny Jaya, Menjabat sebagai Kepala Bagian Hukum Kabupaten Jayawijaya, Kepala KESBANGPOL Kabupaten Tolikara tahun, Sekretaris Dewan (SEKWAN) Kabupaten Tolikara, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Asisten Satu Kabupaten Tolikara, Sekretaris Daerah (SEKDA) Kabupaten Lanny Jaya,” katanya.

Gombo mengatakan, saat Doren Wakerkwa menjabat sebagai Asisten Satu Provinsi Papua Merangkap Kepala Satuan Kopilisian Pamong Praja (SATPOL-PP) Provinsi Papua dan perna menjabat Bupati Karateker Kabupaten Keerom,  bupati Karateker Kabupaten Jayawijaya,  Karateker kabupaten Nduga.

Gombo mengatakan, calon lain seperti  Drs.Wasuok Siep bersama perna menjabat, Kepala Distrik Bolakme Kabupaten Jayawijaya Kepala BKD Kabupaten Jayawijaya, Kepala Dinas social Provinsi Papua, Bupati Karatoker Kabupaten Yalimo, Staf Ahli Gubrnur Papua sekarang sebagai sekretaris MRP.

“Sementara untuk Dance Yulianus Flassy perna menjabat sebagai  Sekretaris Daerah Sorong Selatan maka berdasarkan jejak karir Dan pengalaman birokrasi maka pihaknya menduduki jabatan sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua. Kami Lintas Generasi Papua Menyatakan Sikap mendukung  penuh  Orang Asli Papua sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua,”katanya.

Gombo mengatakan, tugas dan beban kerja yang begitu besar Wilayah Adminiatrasi Provinsi Papua, oleh sebab itu benar-benar dibutuhkan Seorang Sekretaris Daerah (SEKDA) yang Berpengalaman, Berkompoten dan enerjik untuk membawa perubahan dan pelayanan yang selama ini diinginkan oleh seluruh Rakyat Papua.

Mewakili pemua saireri Mikael Sineri berharap  sekda benar benar OAP dan jangan ada interfensi dari luar biarkan tahapan seleksi berjalan sesuai aturan.

“Saya berharap agar jangan ada interfensi siap yang mau jadi sekda dalam PP dalam 03 Tahun 2008   itu menegaskan bahwa Pemilihan sekda merupakabhak pirogratif gubernur, maka kami mendukung kepada Gubenur  mengunakan hak perogratif Gubernur memilih empat calon ini sesuai prestasi karena paati gubernur suda punya penilaian,” katanya.

Mewakili Pemuda Lapago Jhon Wetipo mengatakan empat anak asli Papua yang di pelatihan harus lihat dari pengalaman kerja. “Harus pilih mereka yang punya pengalaman dan tau masalah papua yang harus layak sebagai sekda karena pengalaman kerja ini yang menjadi acuan dia memimpin sekda Papuan kedepanya,” paparnya.

Pemuda Wilayah  Meepago Natan Tebai mengatakan menolak tegas pihak siapa saja yang ingin menafaatkan ruang sekda sebagai jabatan politik karena ini jabatan karir. “Semua pihak-  pihak tidak membenda bedakan dari latar suku dan jender, tapi utamakan prestasi dan pengalaman kerjadan panitia harus seleksi  menerapakan sesuai aturan ASN dan menolak interfensi dari luar Papua,” katanya.

Perwakilan Pemuda Nusantara Panji Agung Mankunegoro bahwa, Sebagai pemuda nusantara ia memberika apresiasi soal prioritas OAP karena bagaimana pun OAP adalah kaka dan pendatang adalah adik.

“Kami minta seleksi sekda jangan masukan dalam kepentingan Politik, harus benar – beanr mengacu pada pengalaman karir, karena kami tidak mau dipimpin oleh orang yang minim pengalaman,” ujarnya.

Diakhir jumpa pers itu Bayam Keroman mengatakan, dalam seleksi Sekda jangan sampai ada intervensi dari DPR Provinsi. “Karena ini murni jabatan karir dan memiliki jabatan track rekor yang balon sesui tugas dam pelayanan di masyarakat selama ini,” katanya.

Reporter : admin

Editor : –

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *