Jayapura,Suara Mee-Pengiriman bantuan langsung tunai (BLT) yang di peruntukkan bagi Mahasiswa Deiyai hanya 152 orang yang sudah di lengkapi data mahasiswa terlampir Nomor Rekening pribadi,mulai di kirim hari Senin, 22/06/2020 kemarin, menurut berita yang di kabarkan Wagadei.com pada 21/06/2020.

Berikut adalah tanggapan Ketua Forum komunikasih Mahasiswa Kabupaten Deiyai Kota Studi Jayapura Yance Pakage bahwa:

Awalnya kami sudah kirim semua data dan nomor rekening milik ketua-Ketua Ikatan organisasi ketujuh organisasi yang ada di kota Jayapura, bahkan di kota study lain di Papua maupun luar Papua, sesuai dengan permintaan dari Dinas Sosial, setelah beberapa minggu kemudian, kami di minta kembali data mahasiswa harus di lampirkan nomor rekening pribadi, tetapi kami tidak kirim sampai saat ini, karena kami lihat banyak mahasiswa yang belum mempunyai buku tabungan,hal ini menjadi pertimbangan bagi kami, karena kami yakin banyak mahasiswa yang tidak akan dapat,”kata Yance kepada wartawan selasa(23/06/2020) di Jayapura.

Kami pastikan bahwa Mahasiswa yang sudah kirim datanya lengkap dengan nomor rekening Pribadi itu adalah keluarga dari Kepala dinas sosial itu sendiri,”Ujar Pakage.

Apabila 152 orang ini di kirim bantuan langsung tunai(BLT) bagi mahasiswa melalui rekening Pribadi, jangan bilang kalau kami sudah bagikan Dana ke Kota studi masing-masing karena kami Kota studi Jayapura belum pernah kirim Data mahasiswa yang terlampir nomor rekening setiap mahasiwa,”kata Yance.

kami dari Mahasiswa Kota studi Jayapura dengan tegas menolak dana dikirim melalui Rekening pribadi setiap Mahasiswa. Kami minta kepada Pemerintah kabupaten Deiyai bantuan langsung Tunai bagi mahasiswa harus kirim melalui Rekening milik Ketua-ketua Ikatan yang kami sudah kirim pertama,”tegasnya.

Dengan tegas kami minta kepada Pemerintah kabupaten Deiyai dalam hal ini dinas sosial, segera mempertimbangkan hal ini, kami berharap semua mahasiswa Deiyai di seluruh Indonesia harus mendapatkan bantuan itu tanpa terkecuali,”harap ketua Forum Deiyai di kota study Jayapura.

Jika benar proses penyaluran bantuan langsung tunai bagi mahasiswa di kirim hanya 152 orang saja, maka dengan tegas mahasiswa akan konsolidasi massa untuk gelar aksi di Deiyai. Karena kami tidak salah, semua data di minta dari pemda kami sudah kirim. Jumlah mahasiswa Deiyai bukan hanya 152 orang, tetapi kami di Jayapura saja Jumlah mahasiswa sudah 300 lebih, belum lagi dengan Kota Studi yang lain,”Pungkasnya.

Reporter :Simion Kotouki/SM.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *