Biak,Suara Mee-Covid-19. Jumlah pasien positif Virus Corona (Covid-19) yang dinyatakan sembuh di Kabupaten Biak Numfor kembali bertambah. Terdapat 15 orang pasien yang dirawat di RSUD Biak kembali dinyatakan sembuh. Mereka yang telah sembiuh itu sudah kembali ke rumahnya dan telah melakukan aktivitas seperti biasanya.

Mereka dinyatakan sembuh setelah melalui dua kali pemeriksaan swab spesimen di Litbangkes Jayapura, dan hasilnya dinyatakan negative alias sudah tidak lagi ditemukan adanya Virus Corona di specimen tersebut.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor Daud N. Dudiwiri, S.KM.,M.Kes saat dikomfirmasi mengatakan, dari 118 spesimen swab yang kami kirim ke Litbangkes Jayapura hasilnya telah diterima, dan 2 orang dinyatakan positif dan sisinya sebanyak 116 hasilnya negative.

“Jadi yang negative hasil pemeriksaan specimen swabnya itu sudah termasuk didalamnya 15 pasien yang telah dinyatakan sembuh,” jelasnya.

Tambahan 15 pasien sembuh itu, membuat jumlah keseluruhan pasien positif Corona dinyatakan yang telah sembuh di Kabupaten Biak Numfor dan mereka sudah kembali ke rumahnya sebanyak 46 orang.

Sementara tambahan 2 pasien positif dari pemeriksaan 118 spesimen swab itu membuat jumlah komulatif pasien Corona di Kabupaten Biak Numfor menjadi 82 orang (sudah termasuk yang sembuh 46 orang). Secara keseluruhan masih ada 36 pasien positif Corona dirawat di RSUD Biak (termasuk 2 tambahan yang baru).

Hingga saat ini, Gugus Tugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor masih terus melakukan tracking terhadap hasil pemetaan wilayah. Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya mempercepat upaya-upaya pencegahan supaya mata rantai penularan Virus Corona di masyarakat dapat diminimalisir sehingga tidak meluas.

“Upaya-upaya pencegahan dan penanganan terus diintensifkan dengan maksud supaya Virus Corona ini tidak meluas di masyarakat, sebab yang terjadi sekarang ini adalah transmisi lokal. Jadi memang kerja keras dan dukungan semua pihak termasuk masyarakat sangat dibutuhkan dalam memerangi Virus Corona supaya cepat berlalu dari Kabupaten Biak Numfor,” ujar Daud Duwiri.

“Sekali lagi kami sampaikan kepada masyarakat dan semua pihak supaya tetap menjaga diri, ikut protokol pencegahan Virus Corona. Kita semua tentunya mau supaya virus ini cepat hilang dari Biak Numfor dan bisa melakukan aktivitas seperti biasanya,” lanjutnya.

Ditempat terpisah, Direktur RSUD Biak dr. Ricardo Mayor, M.Kes menegaskan, bahwa pasien positif Corona selama ini dirawat sesuai dengan sistem perawatan secara nasional. Tak hanya memperhatikan perkembangan kesehatan pasien, namun mereka juga diberikan sejumlah obat, mulai dari obat penghambat perkembangan virus hingga vitamin.

“Jadi kalau ada sejumlah pendapat atau pandangan bahwa Virus Corona itu terkesan mengada ada, itu cukup disayangkan. Persolan Virus Corona bukan persoalan Biak Numfor saja, itu persoalan dunia. Buat apa kita mau capek-capek kalau memang tidak ada,’ tegasnya.

“Jjadi pasien selama perawatan diberi obat, diperhatikan dan diikuti perkembangan kesehatannya, diberi vitamin, dan lebih khusus obat penghambat perkembangan virus, serta sejumlah tindakan lainnya supaya pasien cepat bebas dari Virus Corona, begitu,” jelas dr. Mayor.

Reporter :Benedict Agapa/SM

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *