Jayapura,Suara Mee- Ferinandus Adii adalah Salah satu Mahasiswa yang sedang berpendidikan di Universitas Cendrawasih pada Fakultas Hukum, Jurusan Hukum Perdata.

Mahasiswa ini, selain menempuh pendidikan, disamping itu, dia juga memiliki potensi yang luar biasa di bidang otomotif yakni merakit atau modifikasi motor dan bongkar pasang mesin motor yang dia sedang kembangkan di kota Jayapura.

Saat di temui wartawan Ferinandus menceritakan pengalaman Proses mendalami bongkar dan pasang motor “Sewaktu saya masih SD IMPRES Watiyai, saya punya Sepeda, dan alat perbaiki sepeda di masa itu sudah lengkap, jadi saya selalu bongkar pasang sepeda milik saya. Setelah saya sudah Kelas 2, di SMA Negeri 2 Tigi, Saya milik motor dan tahu Stir motor, sehingga dengan kebiasaan bongkar pasang Sepeda itu mendorong saya, dengan berani bongkar motor milik saya itu. Ketika saya sudah bingung, saya pergi ke Bengkel ikuti tukang otomotif perbaiki motor yang rusak, lalu saya pulang ke rumah, mencoba sesuai dengan yang saya lihat di bengkel itu, begitu-begitu sampai akhirnya saya sudah bisa bongkar pasang mesin motor. Setelah saya datang ke Jayapura, saya mulai kumpulkan video-video tutorial dan nonton sambil mencoba, akhirnya saya berpikir bahwa saya sudah bisa dan mendalami dengan cara saya belajar seperti ini. Tidak ada orang yang mengajarkan saya,” Kata Ferinandus kepada wartawan selasa(23/06/2020)

Ferinandus juga mengatakan bahwa saya adalah mahasiswa maka saya akan fokus kuliah karena itu tujuan utama saya. Tetapi di samping itu, saya akan kembangkan kemampuan yang saya miliki, saat ini saya sudah membuka bengkel kecil-kecilan, di Asarama Tunas Harapan, Sekretariat Yupiwo bahkan siap ke rumah kalau di panggil, selama saya ada di kota Jayapura. Setelah saya selesai kuliah, saya akan buka bengkel di Kampung Watiyai, Distrik Tigi Timur, Kabupaten Deiyai,”Ujarnya.

Saat ini, Kemampuan bongkar pasang Motor yang dia miliki menjadi sebuah realitas yang di kagumi oleh kalangan Mahasiswa Meepago di kota Jayapura, terutama bagi teman-teman Mahasiwa yang tinggal di tempat fokus kerjanya yaitu di Asrama Tunas Harapan dan Sekretariat Yupiwo.

Harapan saya kedepan adalah “Kalau Tuhan ijinkan,Bakat dan potensi yang saya milik ini terus berkembang, maka Tuhan akan buka jalan untuk untuk kedepan, bukan berarti saya tunggu barang harus datang sendiri tetapi saya akan terus berjuang dan kembangkan dan tentunya saya akan buka bengkel”.ujar Mahasiswa uncen ini.

Fredi Tekege juga mengakui bahwa “di Tunas Harapan ada 6 Motor yang dinilai sudah rusak parah, namun bisa di nyalahkan kembali setelah Ia kerja,dalam hitungan 5 hari saja, salah satunya Motor Merek Vega lama milik saya sendiri, kini saya sudah bisa gunakan kembali” Sahut Fredi. Bukan hanya di tempat ini saja, tetapi sering di panggil pemilik motor untuk mendatangi kerumah-rumah untuk melayani perbaikan Motor.

Fredi Tekege dan Teman-teman yang sudah di perbaiki motornya, Juga mengatakan bahwa “Ferinandus adalah salah satu anak Papua yang punya kemampuan yang luar biasa di bidang otomotif, sekalipun bukan Mahasiswa teknik mesin, semoga ada perhatian yang serius dari setiap orang yang tergerak hati,untuk membantu melengkapi alat perbengkelan dan memfasilitasnya agar dia bisa kembangkan dan melayani masayatakat melalui kemampuan yang dia miliki ini.

Reporter :Simion Kotouki/SM

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *