Oleh:Yames Makituma Pigai

Bangkit Melawan Atau Diam Tertindas?

Tetap fokus pada perjuangan!
Ada aksi maka ada reaksi. Karena aksi rakyat, maka ada reaksi penjajah. Maka, pengiriman TNI/Porli, pemekaran wilayah DOB, tawaran Otsus plus, dsb. Adalah reaksi penjajah dari aksi perlawanan sadar rakyat Papua untuk menentukan nasibnya sendiri.

Jokowi dan penempatan kabinet saat ini menitikberatkan demi pengamanan Papua dalam NKRI. Begitu pelantikan, semua Jenderal dan para Mentri diterjunkan ke Papua untuk mengamankan kepentingan investasi, evaluasi Otsus, urus pemekaran, dan menjaga produksi Freeport di West Papua tetap aman.

Meraka takut kepentingan menguras kekayaan alam Papua terganggu karena aksi-aksi perlawanan damai rakyat West Papua. Makanya, Jokowi ke Papua tidak bicara tentang rasisme, apalagi korban ratusan nyawa yang mati di Papua. Karena bagi Indonesia, infrastruktur, investasi dan pemekaran lebih penting dari pada nyawa orang Papua yang sudah dianggap monyet.

Otsus jilid I ibaratkan (pihara babi dalam kandang) penjajah kasih dimakan, dimanja berbagai bentuk cara. untuk membunuh ideology bangsa, budaya, agama dll.
Pemberlakukan otsus pun tak mampu memberi keselamatan bagi rakyat papua. Justru UP4B yang dihadirkan menjadi suatu kebijakan baru memperkuat tekanan terhadap orang papua. Nama papua dijadikan suatu nama konflik oleh penguasa kolonial dan kapital. Kebebasan tak bisa diukur oleh kesejahteraan para pejabat yang sedang mandi uang otsus diatas penderitaan rakyat papua barat.

Otsus jilid II malapeta kehancuran rakyat papua punah sampai habis kalau kita tidak memikirkan masa depan kita kedepan. Sedangkan kita mou bilang agama, pemerintah, lembaga maupun gerekan yang memirkan penguasa dalam gerakan.Tambah subur penjajah diatas tanah teritory west papua.

Mari kita fokus pada perjuangan. Karena itu satu-satunya jalan bila kita masih mau tanah air kita West Papua milik seutunya Bangsa Papua. Bila kita ingin menyelamatkan sisa-sisa anak negeri Papua dari kungkungan kolonial dan kapitalis, perjuangan kemerdekaan adalah satu-satunya jalan menuju damai sejahtera.

Perjuangan seutunya milik rakyat West Papua. KNPB hanya memediasi, agar berjuang dengan cara damai dan bermartabat. Kita tidak berjuang melawan orang non Papua. Kita tidak berjuang melawan agama tertentu. Kita sedang berjuang melawan kekuasaan penjajah yang menindas kemanusiaan Papua, yang menduduki dan sedang merampok SDA Papua.

Agenda Rakyat!
Agenda Perlawanan kita menuju referendum adalah Mogok Sipil Nasional (MSN), Untuk menuju MSN, rakyat segera persiapkan kebutuhan pangan! Karena kita akan menolak tunduk ketergantung dari produk kolonial dan kapitalis. Siapkan diri menuju MSN secara damai.

(Kutipan)…
“Kekuatan bukan berasal dari kemenangan. Perjuangan Anda lah yang melahirkan kekuatan. Ketika Anda mengalami kesulitan dan tidak menyera, itulah kekuatan”.

(Kutipan)…

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *