Oleh: Yulianus Magai*)

Sedikit Mengenai RPM SIMAPITOWA
RPM SIMAPITOWA adalah kepanjangan dari Rumpun Pelajar dan Mahasiswa Siriwo, Mapia, Piyaiye, Topo, dan Wanggar. Sebuah organisasi ini dibentuk dengan maksud sebagai sebuah wadah demi mempersatukan pelajar dan mahasiswa yang berasal dari SIRIWO MAPIA PIYAIYE TOPO dan WANGGAR. RPM SIMAPITOWA di Kota Studi Jayapura, Papua adalah sebuah organisasi tertua yang ada di tanah Papua sejak dahulu hingga kini dan akan terus ada sepanjang generasi. Organisasi ini sudah terdaftar di KNPI Provinsi Papua.

Organisasi ini mempunyai Majalah, yakni Majalah Metro Papua. Majalah ini adalah tempat edukasi (Pendidikan) yang amat penting bagi para pelajar dan Mahasiswa RPM Simapitowa sendiri. Di sini, Saya (Penulis) adalah salah satu anggota dari majalah ini. Ada beragam pengalaman yang penulis peroleh, salah satunya ialah organisasi ini sendiri selalu setia mendidik, melatihku menjadi seorang pemimpin yang hebat di tanah Papua. Didikan, dan latihan itu sendiri penulis mengalaminya secara langsung melalui dunia literasi (Membaca dan Menulis).

Deskripsi Singkat Mengenai Majalah Metro Papua

Majalah Metro Papua adalah, tempat atau wadah belajar tulis untuk menulis tentang apa yang terjadi di tanah Papua. Majalah ini sendiri, disponsori oleh Bapak Yulianus Kuayo. Majalah ini sudah diterbitkan sebayak 3 kali dan kini sudah masuk pada esisi yang keempat (4). Struktur majalah ini sendiri, ialah Pelindungnya, Allah dan Alam Simapitowa, Penanggungjawab: Efendi Minai, Ketua Redaktur: Florentinus Tebai, Bendahara: Helena R. Dogomo, Anggota, Stefanus Mote, Emanuel Magai, Yulianus Magai B, Yulianus Magai A, dan Teheodorus B Iyai. Dan Edotor finalis, yakni P.Hubertus Magai, Pr dan Topiluus B. Tebai (Cerpenis Muda Asal Papua). Tema yang sudah diusung bersama pada edisi kali ini, ialah Bara Rasisme di Tanah Papua.

Pentingnya Menulis di Majalah Metro Papua.

Bagi penulis, latihan ketrampilan menulis adalah sesuatu yang amat penting dan mendasar, karena dengan menulis akan membuka wawasan berpikir kita semakin terbuka, meningkatkan kekuatan dalam berimajinasi, dan manfaat lainnya. Menulis juga sangat penting, karena di tanah Papua sendiri terdapat beragam persoalan mendasar dalam seluruh dinamika kehidupan manusia. Oleh karena itu, sudah seharunya anak Papua sendiri harus melatih dan membiasakan diri untuk menulis segala persoalan yang dialami, dirasakan, dilihat, didengar oleh anak Papua sendiri. Anak Papua sendiri sudah saatnya membuat suatu perubahan melalui dunia literasi (Membaca dan Menulis) sebagai bentuk perlawanan dan sejaligus mewartakan kebaikan dan kebenaran di atas tanah Papua.
Menulis juga penting karena, dengan menulis kita dapat menuliskan sejarah hidup, pengalaman, kisah dan bahkan sejarah bangsa Papua. Menulis adalah metode paling tepat dalam upaya mempertahankan dan mewariskan sejarah yang benar. Bagi penulis, menulis adalah cara mempertahankan sejarah kebebaran di tanah Papua.

Penutup
Majalah Metro Papua adalah milik RPM Simapitowa yang didirikan sebagai tempat edukasi (Pendidikan) dan ekspresi diri terhadap pelajar dan mahasiswa. Oleh karena itu, RPM Simapitowa sendiri dituntun, agar menulis. Karena, dengan menulis diri kita sendiri menjadi pribadi yang unggul dalam ilmu, iman dan moral. Sehingga dengan begitu, kita dapat menjadi seorang pribadi yang bisa memberikan kontribusi bagi bangsa Papua di tanah Papua.

*)Penulis adalah Seorang Pelajar pada SMK 3 Negeri, Jayapura, Papua.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *