Foto saat kegiatan berlangsung (Kegou)

Semarang,Suaramee – Melihat perkembangan dan kemajuan Sumber Daya dan Teknologi melalui Pendidikan sangat pesat dan terlatih kepada siapapun, termasuk Pelajar Mahasiswa Deiyai juga Papua pada umumnya. Hal ini disampaikan Ketua Badan Formatur Mubes dan Re-Organisasi Forum Komunikasi Pelajar dan Mahasiswa Deiyai di Semarang dan Salatiga (FORKOPMADE), Oktovianus Doo sela-sela kegiatan di Jl. Pawiyatan Luhur Semarang. Sabtu, (18/07/2020)

“Pendidikan dan Teknologi adalah landasan kehidupan manusia. Maka, setap manusia ditutuntuk untuk belajar, bimbing, fokus juga taat pada tujuan agar segala bentuk impian terlaksana dan menjadi modal dalam kehidupan,” jelas Mantan Badan Pengurus Harian Ipmanapandode Sem-Sal saat diwawancara media www.suarameepago.com.

Hal yang sama, Oktovianus menjelaskan, sesuai persiapan dan target, bentuk kegiatan ini secara terbuka dan demokrasi dalam menyampaikan pendapat dan gagasan saat bahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tanggah (AD/ART). Beber lelaki disapa Oche ini, kegiatan Mubes dan Re-Or FORKOPMADE menjadi dasar bagi adik-adik yang akan menempuh pendidikan di Semarang dan Salatiga untuk bekali masa depan.

Pantauan media www.suarameepago.com , suasana kegiatan berjalan dengan baik, diawali dengan Doa, kemudian dilanjutkan dengan sidang Tata Tertib kegiatan dipandu oleh sidang sementara. Dalam persidangan sementara maupun persidangan tetap, peserta turut penuh semangat dan gembira hingga pemilihan pengurus baru periode 2020 s/d 2021.

Setelah makan siang, pembawa acara mengarahkan seluruh peserta untuk persiap diri huntuk agenda baru antara lain Pemaparan Visi Misi dan Pemilihan. Sementara persiapan, Pengarah Reor, Mathan Pakage lanjut jelas tata pemilihan hak pilih dan hak memilih.

“Kita akan patuhi AD/ART kita, maka kepada peserta akan tetapkan hak pilih dan tidak, maka dengan ini kepada para undangan dan tamu, mohon maklumi,” tambah Mahasiswa Universiatas Negeri Semarang ini.

Kegiatan pemaparan diwarnai dengan tanya jawab antara para bakal calon dan penanya, salah satu bakal calon, Selvina Pakage juga ekspresiakan diri dengan ilustrasikan dengan kiasan ajakan orang untuk mendidik dan pentingnya kaderisai. Pada saat yang sama, beda kesempatan, Yohana Pakage juga sebagai salah satu bakal calon juga bemberi inovasi-inovasi baru saat paparan visi dan misinya. Tak terlepas pula, Veronika Madai juga berbeda dari yang ada hingga banyak jelaskan tentang kegunaan waktu.

Selanjutnya, pemilihan lanjut berjalan sepantasnya sejumlah 18 (delapan belas) suara sah. Pemilihan ini, disaksikan oleh ketua HPH Ipmanapan, Dekcy Yogi dan Ipmado di Semarang, Ferdinandus Dogomo. Hasil perolehan suara, Veronika Madai sebanyak 11 suara dinyatan sebagai ketua Forum Komunikasi Deiyai di Semarang dan Salatiga didampingi Selvina Pakage sebagai Sekretaris dan Yohana Pakage duduki sebagai Bendahara.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan lengkapi seksi-seksi dan pelantikan selanjutnya doa penutup sebagai punjak kegiatan.

(Sesilius Kegou)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *