suasana peantika badan pengurus baru RPM SIMAPITOWA Nbire oleh ketua pengurus RPM SIMAPITOWA Pusat

Nabire,Suarameepago– Rumpung Pelajar Mahasiswa Siriwo Mapia Topo Wanggar (RPM SIMAPITOWA) kota studi Nabire memeriahkan kegiatan pelepasan dan pelantikan badan pengurus 2020-2022. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor KNPI Nabire. Morgo Kec. Nabire. Sabtu, (31/10/2020).

Pantauan media suarameepago, kegiatan tersebut berlangsung pukul 09:20 sampai dengan 13;;00 WIT. Sesuai susunan acara, kegian tersebut dimulai dengan registrasi peserta kemudian menyanyikan disana pulauku dan mars RPM SIMAPITOWA Nabire selanjutnya Ibadah.

Dalam Firman, Pdt. Oto Tebai menegaskan, anak muda harus kompak mengejar sesuatu seperti semut yang tanpa raja dan perntah oleh atasan, maka hewan apapun mereka membawa sebagai santapan.

“Kita biasa lihat semut, kekompakan mereka bersatu, tidak sama dengan hewan lain di dunia. Mereka diberkati oleh Tuhan. Maka itu, RPM SIMAPITOWA harus ambil cara kompak dari semut,” tegas Tebai dan Firmannya.

Lanjut Pendeta ini, sesuai sub sema, “bersatu membawa keberhasilan” (Kisah Para Rasul 2 : 46), maka jangan lipat tangan dalam kerja, karena Tuhan akan tanya seberapa lama tanganmu tidak kerja.

Ketua panitia pelaksana, Yudas Magai berterimakasih kepada seluruh anggota RPM SIMAPITOWA yang telah bekerja keras guna sukseskan kegiatan tersebut. Lanjut Magai, selanjutnya badan pengurus baru, terutama kepada ketua, Noak Mote dan Sekertaris, Petrus Nokuwo dan jajarannya memegang tanggung jawab selama periode kedepan menjadi lebih baik.

“Kami selaku panitia pelaksana dan pengurus lama menyampakan terimakasih atas semua kerja keras selama ini. Kedepan, pengurus baru yang akan dilantik adalah tongkat terhormat untuk memandu angkota, maka tali persaudaraan harus kokoh dan kuat,” kata Magai dalam sambutannya.

Selain itu, ketua Umum RPM SIMAPITOWA pusat, Hengki Mote, S.Pd mengapresiasi kepada pengurus lokal RPM SIMAPITOWA Nabire. Lanjut Mote, RPM SIMAPITOWA adalah organisasi tua dan besar maka kita berusaha buat berbagai cabang.

“Luar biasa kepada rekan-rekan disini, organisasi ini sudah lama bentuk, maka kita harus buat lokal di beberapa kota di Papua dan dimana saja,” bebernya.

Lanjut lagi, kita harus kompak, kata Mote, jiwa yang kita belajar tidak dapat menipu diri, maka RPM SIMAPITOWA Nabire harus buat berbagai kegiatan termasuk kegiatan belajar jurnalistik agar sejarah Papua tetap hidup.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh Agama, Pemuda, Masyarakat, Intelektual juga ratusan pelajar dan mahasiswa.

(Reporter : Sesilius Kegou)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *