Oleh: Jackson Gobai

(MRP) hadir di papua, bukan dilahirkan melalui rahim penindasan rakyat terjajah, Agar supaya menjawab sikon yang memperhatinkan. Bukan juga, dilahirkan untuk menjadi lembaga representatif, yang kemudian meminimalisir berbagai problematika diteritorial west Papua.

Tetapi, saya secara jelih menyatakan bahwa, kehadiran MRP di Papua sesungguhnya hadir melalui produk jahat Jakarta (UUD 21 Tahun2001). Sehingga, secara konsisten dan penuh konsekuen menolak pasal 77 menjadi dasar pijakan MRP untuk melakukan RDP dan kegiatan pendukung lainya, yang kemudian bertujuan untuk melanjutkan otsus.

Mama kandung dari pada MRP adalah (UUD Otsus). Kemudian, UUD Otsus itu asal dari produk jahat Jakarta, dan akhirnya semuanya itu bersal dari Jakarta. Siapa sih sebenarnya Jakarta itu? Jawabannya sederhana saja kita menjawab. Jakarta itu adalah klonialistik, kapitalistik, dan imprealistik bagi bangsa papua.

Berarti, bagi rakyat terjajah. Mari kita ramai-ramai menolak Otsus dan MRP bersama agendanya (RDP). Kerena, Jelas-jelas mereka adalah satu kesatuan secara lengkap dari Jakarta, yang bertujuan hanya untuk meredam lajunya isu Papua merdeka, dan memperkokoh tuntutan aneksasi NKRI di Papua.

Karenanya, resolusi Otsus yang kemudian menjadi solusi alternatif, sebagai upaya memutuskan mata rantai penindasan di Papua adalah berikan hak penentuan nasib sendiri bagi west papua.

Tinggalkan mosi ketidakpercayaan, semua pemangku kepentingan, baik itu kepentingan Otsus dilanjutkan, dan kepentingan Otsus dihentikan, haruslah mengakui dan mempercayakan (Petisi Rakyat Papua) sebagai wadah koordinatif dalam konteks problematika otsus. Karena, benar-benar PRP lahir dari rakyat, untuk rakyat dan, oleh rakyat.

Kemudian juga dilahirkan oleh orang-orang yang notabenenya adalah keluar dan masuk penjara, ditangkap, dianiaya, hingga puncaknya adalah ditembak mati. Berarti titik terakhir Otsus harus di bicarakan oleh orang seperti itu. Karena, pada prinsipnya, kehadiran Otsus bukan untuk mendatangkan kesejahteraan bagi orang Papua, melainkan hanyalah upaya meredam isu Papua merdeka dan mendatangkan melapetaka dan kecelakaan maut bagi rakyat Papua.

Kami menolak Otsus, MRP, dan RDP yang ditunggangi oleh kepentingan sepihak, yang hanya bertujuan untuk memuaskan nafsu birahi para elit lokal. Kami menerima, (PRP) “Petisi Rakyat Papua” sebagai gerakan yang terkonsolidatif dari berbagai elemen, yang di dalamnya ditunggangi oleh seluk beluk kepentingan rakyat terjajah, yang bertujuan untuk berdaulat dan bebas dari cengkeraman klonial Indonesia.

Tolak RDP
PRP YES

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *