Rabu, 25 Maret 2021 kami berdiskusi bersama Kasie Kesehatan Tradisional Dinkes Prov Papua Bapa Yusuf Wona, M.Kes dari Foker PSDA Papua, John NR Gobai, Yos Wali dan Roby P.Kbarek. di Ruang Kerja Bidang Yankes Dinas Kesehatan Papua.

Menurut bapa yusuf wona,
Pengobatan alternatif sering menjadi rujukan bagi sebagian pasien di Papua, pengobatan alternatif adalah Doa dan Ramuan ramuan dan therapy, namun pengobatan ini kurang mendapat perhatian.
Pengobatan tradisional terdapat 4 jenis:
1.Akupuntur
2.Akupresor
3.Herbal
4.Spa
5.Doa

Kita sering jumpai pengobatan alternatif asal China banyak di Kota kota di Papua, lalu bagaimana dengan mreka yang mendapatkan karunia dan pengobatan alternatifnya di Papua.

Kondisi real
Dalam masyarakat tidak bisa dibantah ada pengobatan umum dgn obat kimia dan pengobatan tradisional
Kita selama ini hanya sering menjumpai pengobatan China seperti; Shinse,dll

Lalu bagaimana dengan mereka yang lain yang memang ada dalam masyarakat dapat menjadi tabib atau dokter sama dengan Tuhan Yesus dan mengetahui tanaman tanaman obat yang dapat menyembuhkan orang sakit.

Hal ini pernah dilakukan pada tahun 1990an di Polik Teruna Bakthi Waena oleh Bruder Alo Da Proma saat praktek pasiennya banyak.

Dasar Regulasi

Pemerintah berdasarkan fakta yang ada telah mengatur dalam UU No 36 Ta­hun 2009 tentang Kese­hatan, diatur tentang pelayanan kesehatan tradi­sional termasuk salah satu dari 17 jenis upaya kese­hatan yang harus terselenggara secara terpadu, menyeluruh dan ber­kesinambungan di fasilitas pelayanan kesehatan
Dalam PP 72 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional juga diatur pelayanan kesehatan tradisional alter­natif dan komplementer dilak­sanakan secara sinergi dan integrasi dengan pelayanan kesehatan. Diarahkan untuk pengembangan lingkup ke­ilmu­annya supaya sejajar de­ngan pelayanan kesehatan.

Saran
1.Perlu ada kebun tanaman obat
2.Pusat Pasca Panen Tanaman Obat di Papua.
3.Perlu dilakukan simplisia tanaman alami agar RS RS di Papua disediakan sebuah Gedung atau Ruangan bagi mreka yg dpt melakukan pengobatan tradisional untuk mengobati orang sakit, tentu dengan pendampingan serta adanya sertifikasi dari Kementrian Kesehatan atau Dinas Kesehatan sehingga terwujud Rumah Sakit terintegrasi di Papua.

Pada jam 5 sore, rabu 25 Maret 2021..kami juga bertemu Kepala Dinas Kesehatan Papua Bapa Dr.Roby Kayame, menanggapi masukan foker PSDA Papua Kadis menjelaskan telah menyediakan lahan untuk membuat kebun tanaman obat kemudian hasilnya diolah menjadi ramuan tradisional serta membangun rumah sakit preventif didalam ada pengobatan tradisional

Salam
John NR Gobai
Foker PSDA Papua

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *