Yesus Sang Revolusioner yang rendah hati dan Hakim yang lemah lembut

Oleh: John NR Gobai

Pengantar
Yesus melaksanakan Rencana ALLAH dan Yesus adalah Sang Revolusioner, namun saksi dusta dan Imam Kepala serta Ahli Taurat yang tidak ingin kehilangan pengaruh dalam masyarakat dan masyarakat yang tidak bisa mengakui kelebihan orang lain dalam hal ini Yesus telah mengorbankan Yesus di salib seperti seorang Penyamun namun karena Yesus adalah Anak ALLAH dan Utusan ALLAH Dia bangkit dari antara orang mati.

Dalam Rencana ALLAH

Sesudah Yesus dibaptis oleh Yohanes, turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.” Lukas 3:21-22
Dalam satu kesempatan Yesus berfirman,Memang Aku kamu kenal dan kamu tahu dari mana asal-Ku; namun Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, tetapi Aku diutus oleh Dia yang benar yang tidak kamu kenal. Aku kenal Dia, sebab Aku datang dari Dia dan Dialah yang mengutus Aku”  (Yoh 7:28-29).
Disini ALLAH jelas menyatakan Bahwa Yesus adalah anak ALLAH, Yesus juga Menyatakan dirinya adalah Utusan ALLAH yang melaksanakan tugas Kudus dari Tuhan.

Dalam pandangan Manusia.
Dalam teks alkitab dapat kita baca pandangan manusia tentang Yesus.
Dalam Markus 15:33-34, tertulis, Pagi-pagi benar imam-imam kepala bersama tua-tua dan ahli-ahli Taurat dan seluruh Mahkamah Agama sudah bulat mupakatnya adalah Mereka akan membelenggu Yesus lalu membawa-Nya dan menyerahkan-Nya kepada Pilatus.
Dalam Markus 11:18, tertulis Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mendengar tentang peristiwa itu, dan mereka berusaha untuk membinasakan Dia, sebab mereka takut kepada-Nya,  melihat seluruh orang banyak takjub akan pengajaran-Nya. Menjelang penyalibannya imam kepala mengirim Yesus kepada Pilatus untuk mendapat Vonis.
Para pemimpin agama itu tidak memberi tahu Pilatus bahwa mereka menuduh Yesus menghina Allah. Mereka malah menyampaikan tuduhan-tuduhan lain: ”Orang ini kedapatan [1] menyesatkan bangsa kami, [2] melarang kami membayar pajak kepada Kaisar, dan [3] mengaku sebagai Kristus, seorang raja.”​—Lukas 23:2.
Dibagian lain masyarakat nasareth tempat Yesus berasal menolak Yesus.
Mereka berkata, “Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mukjizat-mukjizat yang demikian, bagaimana dapat diadakan oleh tangan-Nya? Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria? Bukankah Ia saudara Yakobus, Yoses dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka, “Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri, (Markus, 6: 1-6)

Dalam pandangan manusia dapat disimpulkan bahwa terdapat konspirasi antara imam imam kepala dan ahli taurat dengan pilatus, terdapat saksi dusta para imam kepala bahwa imam imam kepala tidak ingin kehilangan pengaruh dalam masyarakat, pilatus yang adalah Pemerintah Romawi juga tidak ingin kehilangan wibawa dan popularitas dimata rakyatnya dan juga masyarakat secara manusia melihat Yesus sebagai manusia biasa yang punya adik adik dan saudara saudara yang sama dengan mereka, sama halnya dengan biasa dilakukan manusia yang menganggap remeh orang lain sehingga mereka merasa Yesus manusia Biasa bukan Kristus.
Sehingga Yesus adalah Sang Revolusioner yang rela mati demi kebenaran serta rela mati demi umat manusia Ketika disalib ada seorang Penyamun yang mengakui Yesus adalah Anak ALLAH.
Bagi kita ( seperti satu penyamun yang disalib bersama Yesus) yang percaya, Tuhan Yesus berkata, ”sesungguhnya hari ini juga engkau akan bersama–sama dengan Aku di dalam Firdaus (Lukas 23:43). 

Penutup
Yesus adalah Kristus atau Anak ALLAH.
Yesus adalah sang revolusioner, Yesus mengajarkan sesuatu yang benar, Yesus adalah Sosialis yang melawan kelas kelas dalam masyarakat yang menganggap semua manusia adalah sama.
Yesus adalah Hakim yang lembut yang hanya membutuhkan pengakuan kita kepada Yesus yang adalah Anak ALLAH.
Yesus mengajarkan tentang kejujuran rendah hati, komitmen pada tugas perutusan serta mengampuni sesama,mengakui dan menghargai sesama.

Selamat Paskah 2021.

Print Friendly, PDF & Email

admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *