Oleh:Jonh Nr. Gobai

( Belajar dari Pegubin)

Pengantar
Saya anak asli meepago, dan saya tau terdapat sejumlah sungai di Meepago yang dapat dijadikan sumber energi untuk menghasilkan tenaga listrik jika dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
Sebut saja sungai Mapiya, Kilo 100, Sungai di KM 171 (ruas jalan Nabire-Ilaga), Kali Bumi, Danau Paniai dll tentu terlebih dahulu dilakukan survey.

Belajar dari Pegubin
Saya tanggal 7 April 2021 ke Oksibil ibukota Kab. Pegunungan Bintang.
Saya temukan di Kabupaten Pegunungan Bintang Pemkab telah membangun PLTA dengan memanfaatkan Arus Sungai Digul sebagai sumber negeri walaupun belum digunakan tapi harus diakui bahwa ini adalah sebuah inovasi daerah yang patut dicontoh.

Regulasi
Sesuai dengan Permen ESDM No 19 tahun 2015 tentang Pembelian Energi Listrik dari PLTA oleh PLN.
air sungai yang bisa dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) atau Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
Pemerintah Kabupaten di Meepago melalui Asosiasi Bupati Meepago, diharapkan mengambil langkah inovatif dengan mengelola potensi Sumber Daya Air dengan langkah masing masing kabupaten menyumbang dana, agar tidak bergantung pada BBM yang kadang menyedot APBD milyaran rupiah untuk pengadaan BBM.

Bangun BUMD
Satu hal yang perlu dilakukan kemudian adalah membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di sektor ketenagalistrikan sesuai dengan UU No 23 Tahun 2014
Dapat juga dibentuk BUMD dalam bentuk PERSERODA agar beberpa kabupaten dapat bekerja sama atau joint dengan PLN. BUMD tentu dibentuk dengan Peraturan Daerah serta Perda tentang Penyertaan Modal agar modal yang disetor baik berupa dana dan peralatan dapat dihitung sebagai prosentase saham, sehingfa hasil penjualannya dapat dibagi antara PLN dengan bebrpa Pemkab di Meepago yang dapat dijadikan sebagai Pendapatan Asli Daerah ( PAD) beberpa Kabupaten
Sesuai dengan Permen ESDM No 19 tahun 2015 tentang Pembelian Energi Listrik dari PLTA oleh PLN PLTA 10 Mega Watt ( MW) dapat dikelola oleh Badan Usaha.
Jadi BUMD ini bisa mempercepat program listrik, apalagi daerah pemukiman kita polanya mencar-mencar, sehingga susah instalasi PLN masuk. Kalau BUMD bisa bangun di daerah terpencil kayak PLTMH kan masalah ini bisa diatasi

Penutup
Oleh karena itu sekali lagi perlu saya tegaskan Untuk itu Pemerintah Kabupaten di Meepago perlu memikirkan Pembangunan PLTA.

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *