Gambaran Pertanian dan Ekonomi Rakyat Meeuwodide

Oleh: Simion Kotouki

Kita lihat budaya orang Papua secara khusus di wilayah Meepago selalu menghidupi dengan bercocok tanam. Hidup dari hasil kebun seperti Petatas (Ubi), singkong, keladi, sayur-sayuran masih banyak lagi. Setiap keluarga mempunyai kebun lebih dari satu, yang lebih dominan di tanami Petatas tetapi tujuannya hanya untuk mengonsumsi sekeluarga atau sudah panen akan berbagi dengan orang lain (berbagi kasih).

Kita tidak bisa berpaku pada kebiasaan hidup lama seperti ini. Namun kita didesak oleh perubahan-perubahan untuk mengikuti perkembangan zaman yang go technologi ini, supaya kita tidak ketinggian informasi lalu akhirnya menjadi penonton di kita punya tanah sendiri.

Daerah Meepago Daerah Berpotensial

Papua menyimpan banyak kekayaan alam. Lebih khusus wilayah Meepago pada sektor pertanian sumber daya alamnya cukup tersedia seperti Ubi jalar, Keladi, sayuran, Buah Merah, Kopi, Cabe, Bawang, Kacang Tanah, Tebu, Pisang, masih banyak lagi. Ini adalah pangan lokal yang tersedia. Kita tidak bicara di sektor lain, seperti peternakan dan perikanan.

Di katakan potensial karena saat ini masyarakat masih mempertahankan pangan lokal ini dengan cara membudidayakan tanaman yang ada sejak dulu. Dari konteks saat ini sesuai dengan perkembangan dunia bisnis, kita sedang berada pada saat dimana persaingan pasar semakin tinggi.

Mendorong Pangan Lokal dari Bawa

Melihat perkembangan saat, kita tidak biarkan begitu saja. Karena perubahan itu akan menjadi-jadi dalam setiap aspek kehidupan manusia lagipula dalam dunia pertanian dan perkebunan juga dunia bisnis.

Saat ini kita di tuntut oleh perubahan itu agar mendorong atau menyeimbangkan kehidupan Ekonomi dan perkembangan itu sendiri. Oleh sebab itu saat ini ada beberapa langkah yang bisa di lakukan adalah:

a. Memberikan Pemahaman Dasar Kepada Masyarakat.

Masyarakat bukan tidak tahu mengelola tanah, namun pertanian ini secara teorinya luas, sehingga tentu saja ada teknik tertentu yang belum di pahami masyarakat. Oleh sebab itu, kita sebagai mahasiswa atau sarjana pertanian atau yang lainnya wajib memberikan pemahaman kepada masyarakat supaya dengan pendidikan edukasi yang diberikan masyarakat mulai tahu sejauh mana dunia pertanian dan perkebunan dari semua aspek terutama dunia ekonomi.

Harus ya! Kita lakukan ini, supaya masyarakat tidak kehilangan semangat. Ini salah satu cara mengantisipasi kehilangan pangan lokal itu sendiri.

b. Menjadi Panutan bagi Masyarakat

Melihat perkembangan saat ini, banyak orang yang cukup pandai berbicara dan mengkonsep namun tidak mampu merealisasikan itu akan menjadi berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap kita. Oleh sebab itu, kita harus menjadi panutan (contoh), ini langkah yang paling jitu agar masyarakat menerima pemahaman yang kita transfer kepada mereka. Bukan hanya di bidang pertanian dan perkebunan saja tetapi juga di dunia bisnis.

c. Peran Pemerintah Daerah

Pemerintah daerah juga menjadi satu faktor yang penting dalam memajukan daerahnya kaya akan pangan lokal. Untuk itu pemerintah harus buka lebar bagi masyarakat untuk memberikan pelatihan terkait pertanian secara spesifik bertahap untuk meningkatkan kemampuan mengelola pangan lokal bagi masyarakat. Ini salah cara juga untuk mencetak SDM pertanian yang unggul bagi daerahnya.

Selain cara ini, pemerintah daerah dalam kegiatan kepemerintahan, manfaatkan pangan lokal sebagai jamuan makan. Selain itu, dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari, belilah kepada masyarakat baik Petatas, sayur ikan dan lain sebagainya. Dengan ini maka uang akan beredar pada sasaran yang tepat.

Pemerintah juga jangan biarkan pangan luar kota masuk ke daerahnya, sebab ini akan membunuhnya semangat masyarakat dalam mengelola pangan lokal. Buat ketegasan dalam bentuk kebijakan atau peraturan daerah (perda) guna memajukan lokal yang di kenal dunia luar daerah. Seperti saat ini adalah Kopi yang cukup di kenal di dunia luas.

Kesimpulan

Kemajuan suatu daerah di tandai oleh masyarakatnya cerdas dalam mengelola pangan lokal dan berbisnis untuk memajukan ekonomi secara perlahan hingga menjadi petani yang sukses.

Ini adalah tulisan cukup sederhana dan hanya gambar umum. Semoga ini bermanfaat bagi kita dan menjadi acuan bagi semua pihak yang berwenang.

situs
suarameepago

suaramee

Print Friendly, PDF & Email

admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lapago

Berita Economy Meepago Penkes Tanah Papua

Mahasiswa Asal Deiyai Se Indonesia Tuntut Dana TA dan Pemondokan.! Ini Penjelasan Kepala Dinas P dan P

Deiyai, SUARA MEE – Mahasiswa Asal Kabupaten Deiyai Se kota Studi Indonesia Tuntut Dana TA dan Pemondokan agar segera dicairkan sebab dua tahun lalu dan tahun ini belum ada respon pencairan tentang dana tersebut Hal itu disampaikan oleh, Yance Pakage Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Deiyai kota Studi Se Jayapura kepada www.suarameepago.com saat di wawancarai. […]

Print Friendly, PDF & Email
Read More
Artikel Opini Polhukam Tanah Papua

TRIKORA: Awal Penjajahan Indonesia terhadap Bangsa West Papua

Akhir-akhir ini menunjukan Papua tidak baik-baik saja. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) secara masif melakukan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam Papua melalui berbagai izin usaha yang ilegal. Untuk meloloskan dan mengamankan kepentingan pemodal / kapitalis itu dibangun pos-pos dan markas alat kekerasannya yaitu TNI-Polri di setiap wilayah. Dalam prakteknya TNI-Polri sebagai alat negara / […]

Print Friendly, PDF & Email
Read More
Berita Economy Meepago

KAPP Dogiyai Meminta Pemerintah Perhatikan Kenaikan Harga Barang Jelang Natal

Jayapura, Suara Mee – Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Kabupaten Dogiyai menghimbau pemerintah daerah agar memperhatikan stabilitas harga di pasar, perkiosan dan pertokoan yang ada di Dogiyai. “Dalam hal ini kepada Dinas Perindagkop, UMKM dan asisten II bidang Perekonomian kabupaten Dogiyai, agar segera kontrol stabilitas harga dari para pedagang yang dalam bulan Desember biasanya drastis […]

Print Friendly, PDF & Email
Read More