Oleh: Yosep Douw

Tibalah Harinya burung bernyanyi, tiba-tiba kerinduan pun datang melanda. Merindukan orang baik pada ku ialah orang tuaku. Dan kampung tanah air embun kemuge. Semua itu aku dapat merindukan saat senja sore menaparkan jiwa ku.

kerinduan pun terbawah dalam sebuah mimpi, di siang bolong yang kini akan tercacatat dalam cerita pendek.
walau ibu dan ayah, dapat gelisah di malam hari memikirkan ku yang masih di hutan belantara. Yang sedang mencari, untuk mempersiapkan makanan sore untuk demi masa depan anda dan aku.

ketika, hujan deras membasahi badanku
dan mengelisakan jiwah ku, demi hari-hariku tertenggelam di bawah air kerinduan sehinga, angin pun datang berdiri membawah surat kerinduan. Yang terlahir, dari tujuan yang aku impikan.

Penulis: Adalah mahasiswa Papua kuliah di FKIP Uncen Jayapura

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *