Oleh : Yohanna Pakage

Stress adalah gangguan mental yang sering kali kita hadapi akibat adanya tekanan. Tekanan ini muncul dari kegagalan individu dalam memenuhi kebutuhan atau keinginan.

Stress sebagai kerusakan yang terjadi pada tubuh kita tanpa mempedulikan apakah penyebabnya stress tersebut positif atau negatif.

Apabila setelah kita mengalami stress, mengalami gangguan pada tubuh, maka organ-organ vital, tidak dapat menjalankan fungsi pekerjaannya dengan baik. Jadi, stress ini yang disebut distress atau stress yang bersifat negatif.

Tanda-tanda Anda dan gejala Stress berlebihan mempengaruhi pikiran, tubuh, dan perilaku kita dalam banyak cara, dan semua orang menunjukan stress dengan cara yang berbeda-beda.

Semakin banyak tanda ini terlihat dalam diri kita, semakin dekat kemungkinan kalau kita sedang mengalami stress berlebihan.

Gejala-gejala Stress
berikut ada beberapa gejalan yaitu:

Gejala Kognitif

  1. Masalah Memori artinya kita mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi di sekolah, di tempat kerja dll.
  2. Melihat hanya dari sisi negatif.
  3. Terus menerus khawatir karena kesulitan dalam hidup kita jadi khawatir ini bisa membuat kita merasa takut atau kebingungan dll.

Gejala Emosional

  1. Murung
  2. Merasa kewalahan
  3. Depresi atau ketidakbahagiaan dll.

Gejala Fisik

  1. Rasa sakit dan nyeri pada tubuh
  2. Konstipasi atau susah buang air besar (BAB)
  3. Detak jantung semakin cepat dll.

Gejala Perilaku

  1. Makan lebih atau kurang
  2. Tidur terlalu banyak atau sedikit
  3. Menunda-nunda atau mengabaikan tugas dan tanggung jawab dll.

Jika kita atau keluarga kita mengalami salah satu tanda awal dari stress, penting untuk segera konsultasi dengan dokter supaya dokter dapat membantu kita menentukan apa sebenarnya yang berhubungan dengan stress kita.

Efek Stres Kronis
Ketika kita sedang stress, misalnya karena biaya sekolah, tugas kampus menumpuk, tubuh kita bereaksi seperti seolah-olah kita sedang menghadapi situasi hidup atau mati.
Ingatlah, stress yang terus-menerus atau dalam jangka Panjang dapat menyebabkan masalah serius pada Kesehatan kita.

Yang namanya stress kronis ini, dapat menganggu hampir setiap sistem tubuh kita. Stress dalam jangka Panjang bisa mengganggu otak, membuat kita lebih rentan terhadap kegelisahan dan depresi.

Banyak masalah yang disebabkan atau diperburuk oleh stress, termasuk:

  1. Penyakit jantung
  2. Masalah pencernaan misalnya keluhan maag (gastritis), buang air besar tidak teratur (diare)
  3. Tidur bermasalah
  4. Depresi
  5. Obesitas
  6. Sakit apapun

Hindari Stres yang Tidak Perlu
Tentu tidak semua stress dapat dihindari, dan tampaknya tidak sehat untuk menghindari situasi yang perlu ditangani.
Kita harus pelajari cara untuk menyatakan “tidak”.

Kita berhak untuk menolak tanggung jawab tambahan di luar yang seharusnya kita pikul. Menghindari memikirkan orang tercinta yang sudah lama meninggal dunia dan menghindari memikirkan masalah-masalah pribadi yang dapat merugikan tubuh kita.

Menerima hal-hal yang tidak dapat kita ubah, kita tidak dapat mencegah atau mengubah stress akibat hal-hal tertentu. Misalnya saja kematian orang-orang yang kita cintai, penyakit serius.

Cara terbaik untuk mengatasi stress adalah menerima apa adanya, tetap tegar dan menyerahkan semuanya kepada Sang Pencipta. Menerima kenyataan mungkin sulit, tetapi seiring waktu, hal itu akan menjadi mudah bila kita berusaha. Jangan mencoba untuk mengendalikan yang tak terkendali.

Banyak hal dalam hidup ini berada di luar kendali kita, khususnya perilaku orang lain. Daripada mempedulikan mereka dan kita yakin itu tidak membantu, akan lebih baik kalau kita focus pada hal-hal yang mendatangkan manfaat untuk kita.

Berbagi Perasaan kita
Bicaralah dengan saudara terdekat kita yang kita percayai. Ungkapkan apa yang membebani kita selama ini, meski kita menduga kalau mereka belum tentu bisa membantu, tetapi mereka juga bisa memberikan jalan keluar untuk kita.

Kita dapat meningkatkan perlawanan terhadap stress dengan menerapkan pola hidup yang sehat yang terus kita Jalani setiap hari:

  1. Berolahraga secara teratur
    Misalnya bejalan kaki, jogging itu juga dapat membantu kita untuk berpikir jernih karena saraf-saraf kita menjadi rilex.
  2. Makan dengan Cara yang Sehat
    Makan makanan bergizi dapat membawa tubuh kita lebih siap untuk mengatasi stress. Tetapi kita harus lebih hati-hati pada apa yang kita makan saat stress. Karena makan yang berkalori tinggi dapat lebih mudah mengantarkan kita pada kelebihan berat badan.
  3. Kurangi Kafein dan Gula
    Kafein dalam kopi memacu jantung kita, lebih baik tidak boleh minum kopi saat kita lagi stress.
  4. Hindari Alcohol, Rokok, dan Obat-obatan.
    Sebagian orang menggunakan Alcohol, Rokok, atau obat-obatan untuk dapat mengatasi stress yang mereka hadapi. Saya rasa sama sekali tidak membantu dan malah meperburuk keadaan kita. Selain stress tidak hilang, kita pun menghadapi masalah baru yaitu ancaman Kesehatan akibat mengosumsi barang-barang berbahaya terebut.
  5. Dapatkan Tidur yang Cukup
    Masa stress kita sering sulit tidur karena terlalu banyak pikiran di kepala, namun kita harus berusaha untuk mendapatkan tidur. Kurang tidur dapat memperparah kondisi kita. Selain itu merasa lelah, tingkat stress pun dapat meningkat dan seringkali dapat menyebabkan kita berpikir tidak rasional.

Kesimpulan

Stress bisa mempengaruhi kekebalan tubuh tidak bergerak aktif, sehingga tubuh menjadi tidak sehat, oleh karena itu, hindari stres yang berlebihan.

Referensi: Buku “Pencegahan dan Manajemen Obesitas” Rina Nurmalina

Penulis adalah mahasiswi Papua di Semarang

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *