Oleh: Hendrikus Gobai

Meski rebut dan merana terus berkobar-kobar diatas alam yang kaya dan raya, tetapi semangat revolusioner para pejuang tetap solid dalam perlawanan.

Tuhan menciptakan umat manusia dan segala seluk beluk kekayaan untuk hidup di bumi ini.
Kebenaran yang sesungguhnya untuk hidup tersendiri, tak pernah memutuskan perjalanan demi kebebasan atas kebenaran sejarah pembebasan bangsa Papua barat.

Kebenaran tidak boleh disalahkan,karena ini erat kaitannya dengan moralitas penghidupan bangsa yang sesungguhnya.
Akar masalah pembebasan ideologi papua merdeka tak pernah disembunyikan, dan dibungkam oleh siapapun.

Dan pula, mau dibungkam dengan cara apa pun, mau dimusnahkan dengan isu apa pun, kebenaran tetaplah kebenaran. Ia akan hadir dengan caranya sendiri, sebab kebenaran seperti bercahaya matahari terbit di ufuk timur seperti juga bercahaya senja sore hari terbenam matahari di ufuk Barat.

Sehingga, memerdekakan bangsa ternyata tumbuh subur berkembang tengah-tengah kekacauan yang sangat kejam pembunuhan, permerkosaan, pencurian, penindasan, keterbelakangan.
Hal -hal ejekan ini membuat para pejuang tetap semangat dalam evolusi medan perlawanan pergerakan pembebasan bangsa yang terjajah.

Selamat memperingati hari kemerdekaan Bangsa Papua Barat yang Ke-59 Tahun
(1 Desember 1961-1 Desember 2020)

Penulis: Adalah Mahasiswa Universitas Cendrawasih Jurusan Antropologi Sosial

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *