Jayapura,Suara Mee-Ibadah perdana komisi pemuda wilayah kabupaten dan kota jayapura, berlangsung di Gereja Baptis Ramogho sentani Minggu ( 2/8/2020)

Dengan thema: “Saatnya Pemulihan”
Terdapat dalam kitab ratapan 5:1-22,Dalam Khotbanya patinus wenda,ST Mengigatkan situasi yang dialami Papua tidak beda dengan  yang dialami Yerusalem pada waktu itu orang Yerusalem Kehilangan semua sehinga Yerima Menulis.

Wenda,mengatakan semua Pemuda untuk meminta pemulihan agar hidup anda benar-benar diberkati Tuhan, Masa depan Negeri ini ada di tangan Pemuda karena pemuda merupakan ujung tombak.

Ia juga menjelaskan bila anak-anak muda tidak sadar dan bertobat siapa yang akan meneruskan misi tuhan di negeri ini, ia menegaskan secara tidak sadar papua penuh dengan masalah, digereja ada Masalah di pemerintahan ada masalah , semua lini ada masalah, 

Untuk menyelesaikan masalah itu, minta Pemulihan libatkan Tuhan dalam setiap perjuangan dimanapun anda berada dan sadar akan hal ini bahwa papua penuh dengan Sampah atau masalah. tegasnya rady

Kiss kogoya S.P Ketua Pemuda , menyampaikan sebenarnya ibadah ini dilakukan pada awal tahun 2020 tetapi karena situasi pandemi covid yang mendunia membuat semua aktivitas berhenti gereja- Gereja tidak melakukan ibadah tentu pemuda tidak melakukan pelayanan,dengan pemerintah mengeluarkan new normal sehingga pemuda melakukan ibadah perdana dan kedepan pelayanan tetap akan dilakukan sebagaiman biasa, dan sambil ikuti anjuran protokoler kesehatan,”katanya

Dengan C-19 Maka  jadwal pelayanan  dan program mengalami penundaan tapi itu tidak mengurangi semangat pemuda”Dalam Waktu dekat akan membentuk panitia Penerimaan Pemuda baru yang datang bergabung bersama pemuda wilayah kab.jayapura dan kota,”ujarnya.

Sementara itu ketua wilayah kabupaten dan kota jayapura Anthon F Kogoya melalui Bendahara Patinus Wenda Menyampaikan.Semangat yang hari ini sudah dibangun jangan sampai kendor dan lemah papua butuh pemulihan Generasi hari ini menjadi panutan, buang ego buang rasa malas, buang rasa minder, para pemuda datang bergabung, jagan pernah dendam dengan sesama, jagan pernah berkata gereja ini begini, gereja ini begitu jangan berfikir dan berkala demikian, kalo bukan kamu siapa lagi yg memuji dan melaksanakan pelayanan digereja, gereja membutuhkan pemain musik gereja membutukan, penyanyi gereja Membutuhkan kehadiran Pemuda,”katanya.

Dalam kesempatan itu, presiden baptis papua Dr. Socrates S.Yoman Menyampaikan melalui ketua wilayah atau Klasis, bahwa jangan orang papua anak baptis punya karakter bakar ini, bakar itu, protes karena nama tidak Lolos CPNS. Berhenti, pemuda baptis berdiri diatas kaki sendiri, belajar dan baca buku kamu akan menjadi tuan di negeri anda sendiri,”pungkasnya.

Reporter : Akia Wenda
Editor : Benedict Agapa

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *