Jayapura, Suara Mee– Mahasiswa Meepago di Jayapura melakukan Jumpa Pers untuk menyikapi dan menolak ujaran kutukan oleh oknum-oknum kepala suku dan Ondofolo terhadap Tn. Victor Yeimo, di lapangan Zakheus Pakage Padang bulan. Kamis, (3/12/2020).

Aksi penolakkan Ujaran Kutukan oleh oknum-Oknum kepala suku dan Ondofolo ini, di mulai dengan orasi penolakan yang di wakili oleh kepala suku, intelektual dan badan pengurus masing-masing kabupaten yang ada di Kota studi Jayapura.

Berikut adalah pernyataan sikap Mahasiswa Meepago atas ujaran kutukan oleh oknum-oknum Kepala suku dan Ondofolo:

  1. Mahasiswa dan rakyat Papua, wilayah Meepago menolak dengan tegas ujaran kutukan yang di sampaikan oleh oknum kepala suku dan Ondofolo kepada pemimpin bangsa Papua Tn.Victor Yeimo.
  2. Kami mahasiswa dan masyarakat Papua, wilayah Meepago dengan tegas mengutuk kembali ujaran kutukan yang di sampaikan oleh oknum kepala suku dan Ondofolo kepada pemimpin bangsa Papua Tn. Victor Yeimo.
  3. Kami minta kepada negara kolonial Indonesia di tanah Papua memberhentikan dan membubarkan oknum oknum yang menyatakan diri sebagai kepala suku dan Ondofolo di tanah Papua karena mereka bukanlah utusan murni rakyat.
  4. Dengan ini kami sebagai mahasiswa (agen of control dan agen of change) kepada rakyat Papua untuk tidak percaya lagi kepada oknum-oknum yang mengatasnamakan dirinya sebagai kepala suku, karena pada hakekatnya akan menimbulkan konflik Horizontal antara rakyat Papua.

Dengan demikian pernyataan sikap ini, kami sampaikan dengan perasaan luhur dan atas nama tulang-belulang dan yang mempertahankan perjuangan kemerdekaan bangsa Papua di luar negeri, dalam negeri, hutan belantara, di teritori Papua.

Kami bersama Tn.Victor Yeimo, berjuang hingga titik darah penghabisan dan menang.

Reporter: Simion Kotouki

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *