Jayapura, Suara Mee – Solidaritas Mahasiswa Meepago gelar Aksi mimbar bebas di halaman Asrama mimika, menyikapi Wacana pemekaran provinsi Papua tengah, Selasa ( 9/02/2021)

Pemekaran ini murni inisiatif para Bupati Meepago, bukan kemauan rakyat Papua, saat ini rakyat Papua tidak membutuhkan DOB.

Maka mahasiswa bersama rakyat Papua wilayah Meepago sepakat tolak dimekarkan Provinsi Papua tengah.

Ini isi pernyataan sikapnya.

1.Mahasiswa dan rakyat Papua dengan tegas menolak semua upaya pemekaran provinsi dan Otonomi Jilid II yang di paksakan oleh negara republik Indonesia dalam hal ( NKRI ), diseluruh tanah Papua dan stop mengemis Pemekaran Provinsi dan Otsus Jilid II yang di perjuangkan oleh elit- elit politik papua.

2. Mahasiswa dan rakyat Papua menolak dengan tegas pemekaran provinsi dan Otsus Jilid II, karena tidak melibatkan tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh perempuan, serta akar rumput Papua.

3. Mahasiswa dan rakyat Papua menolak dengan tegas karena tidak sesuai Undang-undang no 21 tahun 2001, tentang otonomi khusus dalam pasal 76 dan 77, yang telah memberikan amanah kepada MRP, DPRP, Gubernur, Rakyat Papua, Setiap rencana pemekaran mendapatkan persetujuan dari lembaga MRP, DPRP dan gubernur serta akar rumput rakyat Papua.

4. Jika pemekaran provinsi Papua dan Otsus Jilid II diambil oleh pemerintah pusat, maka perlu tinjau kembali dalam Undang-undang nomor 21 tahun 2001 tentang otonomi khusus pasal 37 dan 77 yang berlaku provinsi Papua.

5. Pemerintah Indonesia hentikan promosi politik terhadap dunia internasional serta hak untuk menuntut pelanggaran HAM di tanah Papua.

6. Pemerintah NKRI segera hentikan pengiriman militer, TNI-Polri ke wilayah Papua lebih khususnya kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Ndugama

7. Pemerintah pusat segera desak PBB, untuk mengirim tim khusus untuk melihat terbungkamnya ruang demokrasi dan pelanggaran Hak asasi manusia di Papua.

8. Pemerintah pusat segera membuka ruang demokrasi tanpa diskriminasi bagi bangsa Papua dalam hal mekanisme referendum.

9. Jika pemekaran provinsi Papua dan Otsus Jilid II secara paksa di lanjutkan oleh Negera, Maka kami Mahasiswa dan rakyat Papua akan mobilisasi masa mendukung mogok spil nasional.

Reporter : Silas Edowai

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *