Nabire, Suara Mee – Penyaluran bantuan tugas akhir (TA) dan pembiayaan pemondokan bagi pelajar mahasiswa asal kabupaten Dogiyai yang sedang mengeyam pendidikan pada tiap kota studi di seluruh Indonesia sudah mencapai 99 persen.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai usai menyerahkan bantuan bagi para pelajar SMA Negeri 1 Plus KPG dan mahasiswa PGSD Nabire di SP1, Nabire, (11/02) siang.

“Bantuan TA dan pemondokan tahun anggaran 2020, sudah mencapai 99 persen sudah tersalur semua pelajar mahasiswa Dogiyai yang tersebar di seluruh Indonesia,” kata Yudas Tebai

Sisa 1 persen, jelas Tebai, itu bagi beberapa mahasiswa semester akhir yang ada di Surabaya, Jawa Timur. Itupun, sedang dalam proses pengiriman data-data mereka oleh badan pengurus harian (BPH) IPMADO Surabaya.

“Kami (Dinas Pendidikan Dogiyai) datang ke sini (KPG Nabire) untuk yang paling terakhir dari seluruh kota studi yang lain,” jelasnya

Dihadapan pelajar SMA Negeri 1 Plus KPG dan mahasiswa PGSD Nabire, Yudas Tebai mengingatkan agar setelah menyelesaikan pendidikan, harus kembali melayani dan bekerja pada sekolah-sekolah dasar yang tersebar di Dogiyai.

“Karena, guru-guru tua, sudah ada yang penisun. Dan, ada guru-guru yang sudah masuk masa persiapan pensiun. Juga, dua-tiga tahun juga akan ada guru yang nanti pensiun. Untuk menggantikan mereka ini adalah Anda sekalian. Jadi, setelah selesai pendidikan harus kembali mengabdi di Dogiyai,” katanya

Reporter : Philemon Keiya

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *