Jayapura, suara Mee – Manager Batik Air Timika, Imran, menyatakan Mesak Nawipa penumpang asal Timika yang terkena serangan jantung dalam penerbangan ke Jakarta, sudah meninggal dunia.

“Iya betul pak, informasi terakhir yang kami dapat penumpang tersebut sudah meninggal dunia,” ungkap Imran melalui pesan WA, Kamis malam ini.

Sebelumnya, penerbangan Batik Air ID 6187 dengan rute Bandara Theys H Eluay Sentani tujuan Bandara Cengkareng Jakarta terpaksa mendarat darurat di Bandara Hasanuddin Makassar.

Pendaratan ini terpaksa dilakukan karena salahsatu penumpang yang berasal dari Timika bernama Mesak Nawipa dilaporkan pingsan diduga karena serangan jantung.

Informasi pendaratan darurat Batik Air ini pertama kali diunggah oleh akun Khayaouw Khayaouw di laman Facebooknya pada Kamis (18/3) pukul 17.02 WIT atau pukul 16.02 WITA.

Penerbangan Batik Air ID 6187 Sentani – Jakarta terpaksa kami mendarat darurat d Bandara Hasanuddin Makassar…!!! Identitas jelasnya belum diketahui sementara sedang dilarikan ke rumah sakit, mohon bantuannya jika ada yang kenal…! Menurut Info Namax Mesakh Nawipa,” tulisnya.

Tak urung unggahan mendapat respon dari salah satu akun Facebook Mas Berto yang mengaku teman dari penumpang pesawat yang bernama Mesakh Nawipa.

“Itu teman sya mesak Nawipa bapa ibu,” komentarnya.

Bahkan akun ini juga menyatakan korban adalah penumpang asal Timika dan mengaku telah memberitahukan peristiwa itu ke keluarga korban.

“Kaka tolong info Mesak Nawipa sekarang posisi dimana karena sekarang lagi terhubung dengan keluarganya di Timika,” ujarnya.
Sementara akun Nuraini Nhino berharap korban mendapat penanganan medis dengan baik.

“Kasihan. Semoga cepat tertangani dan selamat sehat kembali. Pernah rasakan tiba-tiba asma di atas pesawat, itu rasanya tidak enak sekaliii,” tulisnya.

Sumber : Fajar Papua.com

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *