Jayapura, Suara Mee – 3 Mahasiswa yang tergabung dalam solidaritas Mahasiswa Uncen peduli kemanusiaan bagi Pengungsian di kabupaten Nduga dan intan jaya, di hadang dan ditangkap polisi saat mahasiswa gelar aksi Galang dana di lampu merah Abepura distrik Heram kota Jayapura, Kamis (1/04/2021)

3 Mahasiswa uncen yang di tahan polisi di polsek abepura diantaranya Welinus Waliangen, Venus Kobak Dan Manu iyaba pada pukul 09:54 pagi.

Pada pukul 12:00, 3 Mahasiswa yang ditahan bebas dari Polsek Abepura, dengan dibantu oleh Lembaga bantuan hukum Papua (LBH) dan Paham Papua.

Welinus walianggen usai dibebaskan mengatakan kepada Suara Mee, dalam aksi penggalangan dana saya ditarik oleh polisi ke dalam kantor dan pihak kepolisian melakukan tindakan kekerasan pemukulan,” katanya.

“Kepada pihak berwenang atau lembaga- lembaga menindaklanjuti permasalahan ini Agar kedepannya aparat kepolisian bisa Mengamankan massa dengan tindakan tindakan yang sewajarnya.

Sementara itu, Venus kabak Selaku korban yang di tahan di kapolsek abepura mengatakan Mahasiswa adalah Tulang pungung rakyat, maka pihak kepolisian harus mampu membedakan maksud dari setiap aksi yang dilakukan mahasiswa,” katanya.

“Tujuan kami jelas Galang dana untuk pengungsi di kabupaten Nduga dan intan jaya, kami merasa tidaklah cukup dengan bantuan dari pemerintah melalui dinas sosial, sebagai bentuk solidaritas dari mahasiswa kami lakukan ini, tolong jangan hadang kami,” tegasnya.

Kiri keroman Selaku ketua Posko umum menegaskan kepada pihak keamanan berhenti berepresi militer kepada mahasiswa dan berikan Ruang Demokrasi yang seluas luasnya kepada mahasiswa berepresi melakukan tindakan nyata bahkan secara Demokrasi,”katanya.

“Pihak kepolisian berusaha mengkriminalisasi kepada mahasiswa uncen adalah aktor yang suplai barang barang untuk perang di Nduga dan intan jaya,” katanya.

dikatakan Keroman, mahasiswa uncen berdiri secara independen berdiri di garis tengah berdiri untuk masyarakat papua secara administrasi kami sudah memberikan surat dalam bentuk tor ijin tetapi pihak kepolisian tidak merespon dengan baik,” katanya.

“Kami mahasiswa adalah Agen Perubahan untuk Membantu masyarakat papua karana mahasiswa sebagai solusi bagi masyarakat papua,” pungkasnya.

Reporter : Rudy Rudolof Tagi

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *