Jayapura, Suara Mee.com Mahasiswa Dogiyai Jayapura Minta Pemda Buat Perda Berantas Penyakit Sosial

Penyakit Sosial di kabupaten Dogiyai harus serius ditangani Pemerintah kabupaten Dogiyai, dengan membuat Peraturan daerah (Perda) guna memberantas Penyakit Sosial yang sedang meraja Lela.

Hal ini ditegaskan Egianus Tebai usai mahasiswa Dogiyai gelar diskusi dan pemasangan 1000 lilin mengenang kembali 10 tahun tragedi Dogiyai berdarah 14 April 2011 silam di Mowanemani.

” Tragedi Dogiyai berdarah bermula dari togel, maka permainan togel dan penjualan Minuman keras di kabupaten Dogiyai harus dibatasi,” tegasnya.

Pemerintah kabupaten Dogiyai harus buat Perda yang mengatur tentang larangan penjualan Minuman keras (Miras) dan penyakit sosial lainya di kabupaten Dogiyai Kata Tebai, jika pemerintah serius dalam melahirkan perda maka pastinya kedepan tidak ada lagi korban akibat penyakit sosial nanti,” katanya.

Sementara itu Pembina FK-PMlHK Jayapura Ricky Dogomo Mengatakan, tragedi Dogiyai berdarah awalnya bermula dari permainan togel, sehingga permainan togel ini harus di hentikan agar tidak lagi ada korban kedepannya.

“Tragedi Dogiyai berdarah adalah duka bagi orang Papua, sebab disana sudah korban 2 orang dan 3 orang lainya luka luka.

Ini menjadi satu pelanggaran yang tidak tahu penyelesaiannya sudah sampai dimana? tidak jelas. Sehingga kami sangat mengharapkan supaya pelanggaran ini yang berwenang segera menyelesaikannya,” tegasnya.

Sebagai pelajar dan mahasiswa kami akan selalu menyikapi segala persoalan yang ada di kabupaten Dogiyai pada umumnya papua, karena itu adalah tugas dan tanggung jawab kami sebagai mahasiswa ,”Pungkasnya.

Reporter : Bendy Agapa
Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *