Jayapura, Suara Mee.ComMengenang 10 tahun Dogiyai Berdarah, Mahasiswa Dogiyai Jayapura Nyalakan 1000 Lilin

Melawan lupa,10 Tahun insiden dogiyai berdarah 14 april 2011, Mahasiswa dogiyai kota study Jayapura gelar diskusi dan pemasangan 1000 lilin, berlangsung di Asrama Serviam Kamuu Rabu, (14/04/2021)

Koordinator Gerakan mahasiswa (Germas) Yanuarius Tebai menyatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memperingati (melawan lupa) hari insiden dimana kabupaten Dogiyai telah berdarah sejak 14 april 2011 silam,'”katanya.

“hari ini kita memperingati sebagai hari dogiyai berdarah dengan diskusi, pemasangan lilin dan pembacaan puisi,” Ujar Tebai kepada Suara Mee.

Sementara itu Egenius Tebai yang juga mahasiswa dogiyai ini menegaskan, segera tutup tempat-tempat lokalisasi yang ada di pasar-pasar sepanjang ikebo, pada umumnya dogiyai agar masyarakat dogiyai tidak merasa resah, agar tidak boleh ada pertumpahan darah di kabupaten dogiyai,” tegasnya.

Disamping itu Pembina FK-PMlHK Ricky Dogomo menyatakan, 1 tragedi dogiyai berdarah menjadi luka bersama orang Papua bukan luka orang Dogiyai saja . sebab dalam tragedi ini sudah menelan korban 2 orang dan 3 orang lainya di rawat.

“Ini menjadi satu pelanggaran yang tidak tahu penyelesaiannya sudah sampai dimana? tidak jelas. Sehingga kami sangat mengharapkan supaya pelanggaran ini yang berwewenang agar segera menyelesaikannya.”tegasnya.

Sebagai pelajar dan mahasiswa kami akan selalu menyikapi segala persoalan yang ada di kabupaten Dogiyai pada umumnya papua, karena itu adalah tugas dan tanggung jawab kami sebagai mahasiswa ,”Pungkasnya.

Reporter : Melkianus Tebai

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *