Jayapura Suara Mee.com
TPNPB Dilabelisasi Teroris, Upaya Indonesia Nasionalisasi lajunya Isu Papua merdeka di dunia internasional.

Legal dari pandangan hukum internasional. TPNPB-OPM adalah gerakan pembebasan manusia yang selama ini secara konsisten dan konsekuen memperjuangkan hak hak politiknya, sambil menghargai prinsip prinsip hukum humaniter internasional sebagai dasar dalam gerakan antar Kombatan.

Hal ini dikatakan Jekson Gobai dalam keterangan tertulis yang diterima Suara Mee, senin (26/04/2021)

“Lagi pula, TPNPB-OPM bukan anti kemanusiaan, melainkan pekerja misi kemanusiaan yang sudah sejak lama diakui oleh dunia internasional, maka keliru penjajah Indonesia melebelisasi TPNPB-OPM masuk dalam kategori terorisme,” tegasnya.

Terorisme itu musuh bersama didunia internasional, kalau begitu! kenapa? Indonesia kategorikan TPNPB-OPM adalah teroris, sementara dunia internasional masih mengakui gerakannya sebagai separatisme politis diwest papua,” katanya.

Gobai Menjelaskan, pentingnya di ketahui bahwa, misi terorisme dan TPNPB-OPM sangat bedah jauh, karena TPNPB-OPM punya sasaran dan target yang jelas bahwa, papua haus bebas dari Indonesia. Kemudian watak dan karakteristik terorisme dipenuhi dengan sejumlah kejahatan yang kemudian mengancam setiap umat manusia dimuka bumi ini, tanpa memandang suku, ras agama, bangsa dan negara, berarti yang jelas mereka inilah yang pantas disebut terorisme,”katanya.

“Akhirnya saya menyimpulkan bahwa, stigmatisasi Indonesia terhadap TPNPB-OPM terorisme adalah upaya dan strategi Indonesia, yang tujuannya hanya untuk nasionalisasi isu perjuangan suci TPNPB-OPM yang sudah sejak lama menjadi agenda dunia internasional.

Sekalipun penjajah Indonesia membendung dengan sejumlah cara untuk nasionalisasi isu internasional Papua merdeka, tak akan terbendungnya hingga sampai kebenaran suci itu sendirinya akan berbicara siapa benar dan siapa salah,” pungkasnya.

Reporter : Benedict Agapa

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *