Generasi Muda Harus Menjadi Agen Perubahan

Jayapura, SUARA MEE – Ikatan Pelajar Mahasiswa Distrik Malaneri dan Ikatan Pelajar Mahasiswa Distrik Yugunggwi (IPM-DM dan IMP-DY) lakukan ibadah pembukaan kegiatan pembekalan anggota baru angkatan 2020 – 2021.

Panitia penyelenggara memasung thema kegiatan “Mengkaderkan generasi untuk menjadi agen perubahan”.

Penymapai Firman Tuhan Eminus Kiwo, mengatakan, generasi ema Lanny Jaya sebagai agen perubahan. Sehingga sebelum melakukan perubahan maka kalian harus ditempa dan dibina.

“Siapapun dia baik senioritas harus memberikan tingkah laku yang baik kepada mahasiswa baru,” pesannya.

Lanjut Kiwo, sebagai pemuda yang akan mengabdi di gereja dan lingkungan masayarakat. Harus menyiapkan diri secara matang agar menjadi pemimpin kelak.

“Setiap pemimpin belajar dari hal kecil. Saya berpesan kepada anggota (IPM-DM dan IMP-DY) dalam ikatan dan organisasi jagan anggap remeh kegiatan pembinaan seperti ini. Sebab dampaknya akan dirasakan nanati. Sehingga harus mendegar mentor dan harus bersatu,”katanya.

Sementara itu Ketua panitia penerima Ikatan Pelajar Mahasiswa Distrik Malaneri dan distrik Yugunggwi (IPM-DM dan IMP-DY) tahun 2020/2021 Fredi Kogoya mengatakan, kegiatan ini akan dilakukan selama tiga hari.

“Hari ini kami langsungkan pembukaan kemudian ibadah pembukaan. Di Hari kedua kami akan seminar sehari dan game.Hari ketiga pengenalan peserta baru dan mahasiswa lama,” katanya. saat diwawancarai wartawan suarameepago.com di halaman Gereja Baptis Siloam Buper pada Kamis, (9/09/2021).

Ketua Himpunan Mahasiswa Pelajar Lanny Jaya ( (HMP-LJ) Redi Wenda secara resmi membukan kegiatan pembekalan.

“Pembukaan kegiatan ditandai dengan penyerahan kartu nama sebagai mahasiswa baru dalam ibadah pembukaan tersebut,” katanya.

Senior Ikatan Pelajar Mahasiswa Distrik Malaneri dan distrik Yugunggwi (IPM-DM dan IMP-DY) Wendison Wanimbo dalam arahannya mengatakan, senioritas dan mentor akan selalu bersama-sama mengaderkan ade-ade.

“Kami saling mengajar meluruskan cara padangan kepada serta menghargai sesama di antara beda ikatan maupun organisasi lain,” katanya.

Wanimbo mengatakan, sebuah perubahan hanya senior yang harus mengarahkan kepada mahasiswa baru.

“Saya pesan kepada kakak-kakak ikatan distrik Malaneri dan distrik Yugunggwi (IPM-DM dan IMP-DY) di kota Studi Jayapura jagan sampai salah arahkan ade-ade. Saya pesan kepada Maba agar jagan saling membedakan senior dari Malaneri dan Yugunggwi semua senior itu ade-ade punya senior jagan membedahkan marga suku isme di dalam ikatan dan organisaai tersebut,”katanya.

Reporter : Liwan Wenda
Editor : Hendrik Yeimo

Print Friendly, PDF & Email

admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Satu tanggapan untuk “Generasi Muda Harus Menjadi Agen Perubahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *