Launching PBH Pers Tanah Papua, AJI Indonesia catat sebanyak 114 khasus kekerasan terhadap jurnalis di Papua Sejak Tahun 2000-2021

Jayapura, Suara Mee – Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jayapura Lucky Ireew mengatakan, dari data Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mencatat ada 114 kasus kekerasan yang dialami jurnalis di Papua sepanjang 20 tahun terakhir sejak 2000 hingga 2021. Salah satu pekerjaan rumah terbesar Indonesia sejak 1969 hingga kini adalah kondisi kebebasan pers di Papua.

“Demi pembelaan hukum bagi jurnalis di Tanah Papua menuju kebebasan pers, sehingga ini pihaknya melauching Perkumpulan Bantuan Hukum (PBH) Pers Tanah Papua. Sebab dari Tahun ke tahun Jurnalis Papua selalu saja mendapatkan kekerasan,” tulis Ireew dalam Pers Release yang deiterima wartawan, Jumat (12/10/2021).

Ireew mengatakan, Lauching Perkumpulan Bantuan Hukum (PBH) Pers Tanah Papua itu dijamin juga dalam undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers ditetapkan dengan dasar pertimbangan bahwa kemerdekaan pers merupakan salah satu wujud kedaulatan rakyat dan menjadi unsur yang sangat penting untuk menciptakaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang demokratis, sehingga kemerdekaan mengeluarkan pikiran dan pendapat sebagaimana tercantum dalam Pasal 28 Undang-undang Dasar 1945 harus dijamin.

“Kasus kekerasan terhadap pers inilah yang menjadi permasalahan besar di dalam dunia jurnalis di indonesia, termasuk di Papua,” katanya.

Lanjut Irrew, Laporan hasil Survei Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) Nasional oleh Dewan Pers, dalam 4 tahun terkahir (2017-2020), berturut-turut Papua menempati urutan terakhir nilai IKP dengan kategori kemerdekaan Pers Agak Bebas hingga Cukup Bebas.

“Salah satu penyebabnya karena massih kerap terjadi kasus kekerasan terhadap jurnalis di Papua,” katanya.

Ireew mengatakan, kekerasan dimaksud bukan saja dalam bentuk kekerasan fisik, tetapi juga juga psikis, berupa ancaman, intimidasi, pelarangan, berbabagi bentuk serangan digital baik kepada pribadi jurnalis maupun media, hingga terror yang mengancam kerja-kerja jurnalistik dan kemerdekaan Pers di Papua dan Papua Barat.

“Dari sejumlah kasus yang dialami jurnalis di Papua, sebagian tidak tertangani dengan baik, bahkan ada yang tidak jelas penyelesaiannya. Kondisi ini mengindikasikan tidak adanya jaminan dan kepastian hukum, dan rasa keadilan bagi jurnalis yang menjadi korban kekerasan,” katanya.

Lanjut Ireew, dengan situasi diatas maka diperlukan sebuah organisasi atau lembaga yang tentu saja fokus melakukan advokasi terhadap situasi jurnalis Papua, Maka, bertepatan dengan hari HAM Internasional, 10 Desember 2021.

“Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menginisiasi dan meresmikan lahirnya Lembaga Bantuan Hukum dengan nama Perkumpulan Bantuan Hukum Pers Tanah Papua(PBHPTP), sebagai lembaga yang mempunyai legal standingyang akan berperan dalam membela hak-hak jurnalis yang mengalami kekerasan di Tanah Papua,” katanya.

Ireew mengatakan, PBH Pers Tanah Papua tidak saja hadir untuk memberikan manfaat bagi semua jurnalis cetak maupun elektronik di Tanah Papua, tetapi juga penerima manfaat tidak langsung adalah pemerintah RI, dan Pemerintah daerah, termasuk di dalamnya unsur legislative, yudikatif, TNI-Polri, organisasi masyarakat sipil, masyarakat adat dan masyarakat di Tanah Papua pada umumnya.

“Tujuan akhir dari kehadiran lembaga ini adalah terwujudnya keadilan bagi Jurnalis dan Kebebasan Pers di Tanah Papua,” katnaya.

Reporter : Hengky Yeimo
Editor :-

situs
suarameepago

suaramee

Print Friendly, PDF & Email

admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lapago

Rapat Terbuka IPPMMARPUT Se-INDONESIA
Berita Meepago Penkes

Alpons Yeimo ditunjuk Sebagai Ketua Panitia Musyawarah IPPMMAPUT Se-Indonesia

Paniai, Suara Mee – Berdasarkan Rapat Umum Terbuka Ikatan Pemuda pelajar Mahasiswa/I dan masyarakat Paniai Utara ( IPPMMAPUT) Se-Indonesia Alpons Yeimo didaulat sebagai Ketua Panitia penyelenggara musyawarah yang pertama ( IPPMMAPUT) Se-Indonesia. Hal itu disamapaikan Ketua Tim penggerak Menaken Gobai, usai diselenggarakan rapat umum di SMK Yamewa Enarotali Paniai, Sabtu (15/01/2021). Gobai mengatakan, rapat umum ini diselenggarakan […]

Print Friendly, PDF & Email
Read More
AKtivis Mahasiswa di Pontianak galang Dana Untuk Korban Bencana di Kota Jayapura Papua
Berita Lingkungan Mamta

AKtivis Mahasiswa di Pontianak galang Dana Untuk Korban Bencana di Kota Jayapura Papua

Paniai, Suara Mee – Komonitas Mahasiswa Katolik Untan dan Lelong Pontianak (KMK UNTAN), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Himpunan Mahasiswa Papua di Pontianak (HIMAPA) FMN, melaksanakan aksi penggalangan dana bagi wargaa terdampak banjir di Kota Jayapura. “Penggalanagan dana dilakukan untuk korban yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang menimpa warga Kota, Jayapura, […]

Print Friendly, PDF & Email
Read More
Kepsek SD INPRES Bukapa Bagikan Ratusan Baju Batik ke Ratusan Siswa -Doc. KEPSEK
Berita Meepago Penkes

Kepsek SD INPRES Bukapa Bagikan Ratusan Baju Batik ke Ratusan Siswa

Nabire, Suara Mee – Kepala sekolah SD INPRES Bukapa, Saul Iyai membagikan baju batik sebanyak 324 buah kepada seluruh siswanya. Pembagian tersebut dilakukan bersama guru-guru pada Kamis (20/01) pagi di ruangan SD INPRES Bukapa, kaki gunung Pouya, Lembah Kamuu, Dogiyai. Saul Iyai mengatakan pembagian baju batik berwarna biru putihtersebut dengan maksud memberikan motivasi kepada seluruh […]

Print Friendly, PDF & Email
Read More