Jayapura, – Sebanyak 20 Tim sepak bola dari masing – masing Kabupaten Kota dan Tim Lokal akan meriahkan Lapago Cup Pertama. Ajang ini dipersiapkan untuk menyiapkan Atlit Sepak Bola pada PON 2020 nanti. Pertandingan tersebut akan dibuka pada hari ini di Lapangan, Universitas ottow Geissler.

Ketua Panitia Lapago Cup, Nani Kotoki menungkapkan, lomba ini bertujuan untuk merangkul generasi mudah dari semua daerah untuk bertindak positif dengan potensi mereka di dunia sepak bola

“Motifasi kami ialah melihat teman – teman pemuda sekarang ini banyak terlibat di miras (Minuman Keras) maka kami merasa penting mengelar lombah ini agar anak- anak mudah bisa terlibat dihal yang positif dalam meraih prestasinya dengan bakat sepak bola,” Kata Kotoki di Sekertariat Lapago Cup, Perumnas III Waena, (30/10/2018).

Wakil Ketua Satu Lapago CUP Otomin Gombo, mengatakan Lapago Cup 1 yang melibatkan seluruh anak – anak muda Papua dalam kepanitiaan.

“Kita merasa ini penting, karena mendukung Program Gubernur Papua untuk menciptakan Atlit sepak bola yang handal juga mengurangi anak – anak mudah terpengaru dalam miras dan narkoba, maka kita ajak pemuda untuk mengisi kegiatan positi, sehingga kami minta agar kader Lapago dan Bupati/ Wali Kota untuk dukung penuh kegiatan kami karena ini hal posif yang harus didukung,” ujarnya

Selain itu, tujuannya ada saling menjaga kekerabatan, mengurangi kriminalitas dan menjaring tim – tim yang berkualitas guna seleksi untuk membentuk satu tim dan tampil di Liga Indonesia nantinya.

Koordinator Pertandingan, Danny Tabuni mengatakan pendaftaran sudah dilakukan sejak 15 Agustus dan 20 tim telah terdaftar.

Masih ditempat yang sama, selaku Pembina dan juga menejer Lapago FC Wali Wonda memgaharapkan, adanya dukungan pemda se Papua.

“Maka kami minta kader -kader Lapago untuk mendukung kegiatan ini, dan ini murni dari anak – anak lapago untuk prestasi, maka harus didukung penuh, karena hal ini juga untuk mendukung program Gubernur Papua untuk PON 2020, maka output dari pertandingan ini kami mau ada satu tim yang bangkit seperti Persipura, karena banyak anak- anak mudah Papua yang memiliki talentah di Papua,” terangnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *