Putra-Putri Marind Mengikuti Masa Orientasi Program Persiapan Studi S1 Luar Negeri bersama Papua Language Institute

Reporter : Hengky Yeimo
Editor : –

Jayapura, Jubi – Direktur Papua Langguage Institut Samuel Tabuni mengatakan, putra-putri Marind mengikuti masa orientasi program persiapan Studi S1 luar Negeri program kerjasama pemerintah Kabupaten Merauke & Papua Language Institute.

“Anak-anak Marind ini akan diikut sertakan dalam tes program beasiswa yang diselenggarakan pihak BPSDM Provinsi Papua dalam waktu dekat ini,” katanya kepada wartawan, saat ditemui di Aula Susteran Maranatha, Waena, (2/7/2021).

Tabuni mengapresiasi dukungan pemerintah baik pemda Merauke, secara khsus Bapak Bupati Romanus Mbaraka, maupun Pemerintah Provinsi Papua dibawa kepemimpinan Bapak Lukas Enembe.

“Atas komitmen mereka dalam memajukan Sumber Daya Manusia (SDM). Anak-anak Papua asal Marind bisa mengikuti tes dari Kabupaten, hingga mengikuti Program Orientasi S1,” katanya.

Tabuni mengatakan, sejak tanggal 27 Juni 2021 Putra Putri Marind yang telah lulus dalam proses seleksi program persiapan studi luar negeri kerjasama Pemerintah Kabupaten Merauke dan Papua Language Institute (PLI), telah tiba di Jayapura.

“Semenjak tiba di Jayapura, seluruh siswa PLI asal Merauke ini ditempatkan di salah satu asrama yang telah dipersiapkan oleh PLI di daerah Perumnas II,” katanya.

Lanjut Tabuni, sejak 2 hari lalu seluruh siswa dengan penuh antusias tengah mengikuti proses orientasi studi, sebelum pada akhirnya memulai proses pembelajaran dan pembinaan pada Senin 5 Juli 2021 mendatang.

“Dalam masa orientasi ini para siswa dibekali dengan pengenalan pada program dan agenda studi selama satu tahun ke depan, serta perkenalan dengan para pengajar, tutor dan staf PLI dengan dipandu oleh akademik manajer Dr Willem Burung, Wakil Akademik Manager Program studi sains dan matematika DR Yane Ansanay, serta Wakil Akademik Manager bidang Bahasa dan Sosial Sains DR Izak Morin,” katanya.

Tabuni mengatakan, putra-putri Marind ini juga berkesempatan mendapatkan segudang pengalaman dari kakak-kakaknya yang juga adalah putra putri terbaik asal papua yang kini mengajar di PLI maupun putra-putri papua terbaik lainnya yang mengabdikan diri di berbagai bidang di Papua.

“Pada hari ini, para siswa mendapatkan kesempatan untuk menggali pengalaman dari anggota Papuan Aviator Network (PAN). Anggota PAN yang hadir dan berbagi inspirasi dengan para siswa terdiri dari, Capten Alion Belau selaku Sekretaris Jenderal PAN, Capt Alexander Agapa, Herman Zonggonau, Capt Riczoin Pigome, Meralis Kobak, Denilson Sonap, Wemin Yigibalom, Korneles Kogoya, dan yang paling menarik perhatian para siswa PLI adalah kehadiran seorang pilot perempuan papua bernama Alfrida Pekey,”katanya.

Pada kesempatan yang sama, Fransiscus Ciwe yang turut hadir sebagai perwakilan pemerintah Kabupaten Merauke, menegaskan bahwa Bupati Merauke Romanus Mbaraka sungguh berharap, program ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak agar dapat berjalan baik, membuahkan hasil dan berkelanjutan.

“Segala upaya dalam rangka peningkatan SDM Papua akan selalu menjadi bagian dalam salah satu program prioritas Pemkab Merauke,” katanya.

Ciwe berpesan agar putra putri Marind yang kini secara resmi telah diserahkan Pemda Merauke untuk dipersiapkan PLI benar-benar fokus belajar hingga berhasil ke luar negeri.

“Ingat ya adik-adik pesan bapak Bupati Pantang Pulang sebelum berhasil. Kalau kalian dilepas oleh orang tua dan keluarga dengan air mata, air mata itu adalah hutang yang harus dibayar lunas dengan keberhasilan,”katanya.

Ciwe menyampaikan apresiasi dan uangkapan terima kasih mewakili pemerintah Kabupaten Merauke atas usaha keras PLI hingga ke tahap ini.

“Ketika Kembali nanti maka orang tua pasti menyambut kalian dengan airmata, tapi bukan karena sedih melainkan karena bahagia dan bangga karena kalian berhasil,”katanya.

Print Friendly, PDF & Email

admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *