Kehadiran Mapiya Raya Malapetaka Bagi Masyarakat Pribumi

Oleh: Nikolau Wakei

Saat ini isu pemekaran Mapia Raya menjadi trending di media sosial maupun di kalangan masyarakat. Sampai-sampai tim pemekaran memanaskan situasi dengan menghadirkan pemerintah daerah setempat dengan isu penyerahan rekomendasi daerah otonomi baru (DOB).

Namun jadi pertanyaannya adalah bahwa Moratotium tentang daerah otonomi baru yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat itu, apakah telah dicabut? Saya pikir sampai detik ini moratorium itu masih belum dicabut oleh pemerintah pusat jadi saya sebagai salah satu intelektual dari mapia sangat menyayangkan akan hal ini. Sebab dilihat dari sudut pandang pembangunannya, kabupaten induk saja masih berumuran belia dan tak ada perubahan sama sekali. Malahan terjadi kemunduran seratus langkah kebelakang dibanding sebelum ada pemekaran.

situs
suarameepago
suaramee

Dikarenakan setelah hadirnya Daerah Otonomi Baru (DOB), banyak hal yang belum terbayangkan dalam sekejap mata terjadi, salah satu hal yang terjadi sejak DOB itu hadir adalah suwiping barang barang tajam seperti pisau anak panah, parang, dan kampak padahal barang barang itu sebagai warisan budaya turun temurun yang masih dipertahankan oleh orang pribumi hingga detik ini. Selain suwiping banyak hal aneh yang terjadi seperti tabrakan lari, pemukulan terhadap orang pribumi, penembakan dan pengambilalihan roda perekonomian.

Dengan melihat hal-hal tersebut, kehadiran Daerah Otonomi Baru dapat dikategorikan sebagai kehadiran malapetaka bagi bagi orang pribumi. Oleh sebab itu kami intelektual beserta masyarakat, alam, leluhur TOTA MAPIHA dengan tegas mengutuk keras kepada tim pemekaran. Dan dengan tegas kami menolak kehadiran Daerah Otonomi Baru di daerah Tota Mapiha.

Penulis: Nikolaus Wakei

Print Friendly, PDF & Email

admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lapago

Rapat Terbuka IPPMMARPUT Se-INDONESIA
Berita Meepago Penkes

Alpons Yeimo ditunjuk Sebagai Ketua Panitia Musyawarah IPPMMAPUT Se-Indonesia

Paniai, Suara Mee – Berdasarkan Rapat Umum Terbuka Ikatan Pemuda pelajar Mahasiswa/I dan masyarakat Paniai Utara ( IPPMMAPUT) Se-Indonesia Alpons Yeimo didaulat sebagai Ketua Panitia penyelenggara musyawarah yang pertama ( IPPMMAPUT) Se-Indonesia. Hal itu disamapaikan Ketua Tim penggerak Menaken Gobai, usai diselenggarakan rapat umum di SMK Yamewa Enarotali Paniai, Sabtu (15/01/2021). Gobai mengatakan, rapat umum ini diselenggarakan […]

Print Friendly, PDF & Email
Read More
Kepsek SD INPRES Bukapa Bagikan Ratusan Baju Batik ke Ratusan Siswa -Doc. KEPSEK
Berita Meepago Penkes

Kepsek SD INPRES Bukapa Bagikan Ratusan Baju Batik ke Ratusan Siswa

Nabire, Suara Mee – Kepala sekolah SD INPRES Bukapa, Saul Iyai membagikan baju batik sebanyak 324 buah kepada seluruh siswanya. Pembagian tersebut dilakukan bersama guru-guru pada Kamis (20/01) pagi di ruangan SD INPRES Bukapa, kaki gunung Pouya, Lembah Kamuu, Dogiyai. Saul Iyai mengatakan pembagian baju batik berwarna biru putihtersebut dengan maksud memberikan motivasi kepada seluruh […]

Print Friendly, PDF & Email
Read More
Kepala Kampung Kalisusu, Gergorius Douw sedang berikan bibit Babi kepada warga
Meepago Saireri Tanah Papua Uncategorized

Jelang akhir Masa Jabatan, Kepala Kampung Kalisusu Nabire Bagi Bibit Babi

Nabire, — Pada masa akhir jabatannya, Kepala Kampung Kalisusu Nabire, Gergorius Douw berinisiatif membagikan bibit piaraan hewan, babi. Hal itu dilakukan agar masyarakat bisa bangkit dan mandiri melalui usaha ternak. “Beberapa waktu ke depan, masa jabatan saya akan berakhir di sini. Sehingga, saya bagikan bibit ternak babi kepada warga,” kata Gergorius Douw, di halaman kantor […]

Print Friendly, PDF & Email
Read More