Karubaga, Suara Mee – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tolikara, Arson Soni Wanimbo,S.IP menolak dengan tegas penggunaan vaksin virus corona di Kabupaten Tolikara karena daerah tersebut masih berada pada zona hijauh.

“Hingga detik ini tidak ada masyarakat asli tolikara yang meninggal akibat terpapar Covid-19 sesuai data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kab. Tolikara sehingga kami anggap vaksin ini tidak aman bagi kesehatan manusia,” tegasnya pada sidang DPRD Tolikara tentang Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah RAPBD tahun 2021 di Aula Sidang DPRD Tolikara di Karubaga, Jumat pekan lalu.

Wanimbo, menolak vaksin untuk tidak dibawah ke daerah Tolikara apalagi memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saat ini masyarakat Tolikara tidak membutuhkan vaksin virus corona tetapi yang dibutuhkan masyarakat adalah pemulihan ekonomi.

Karena sejak Lockdown akibat musibah merebaknya pandemi covid-19 hingga kini perekonomian masyarakat tidak stabil, banyak yang staknan atau tidak lancar. Pendapatan masing – masing orang menurun sangat jauh dari hasil usaha sebagai pendagang, petani, kuli bangunan, maupun sebagai karyawan/i pada Instansi Pemerintah dan Perusahaan.

“saya lihat yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah pemulihan ekonomi, pemerintah pusat datang lihat pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah. Masyarakat tidak butuh vaksin virus corona, jadi vaksin ini kami dengan tegas tolak tidak boleh bawah di daerah Tolikara”. Tegasnya lagi

Alasan lain yang dibeberkan Politikus Nasdem tersebut bahwa, Penggunaan Vaksin Covid 19 di negara – negara maju seperti Amerika, Inggris, Jerman, Australia dan beberapa negara lainnya hingga kini belum terapkan karenna belum menemukan vaksin virus corona ini, apalagi kita Negera Indonesia salah satu Negara berkembang lalu kita punya ahli – ahli penemu sangat minim.

“Kami masyarakat luas belum tahu vaksin ini dibuat dari mana apakah buat di Indonesia atau di datangkan dari luar negeri, apabila di datangkan dari luar negeri dari Negara mana mesti jelas. Apalagi kami belum tahu uji klinik vaksin ini, sehingga mengancam kesehatan tubuh manusia. Walaupun ada warga yang terdampak wabah virus corona ini, tetapi sesuai data tim gugus tugas covid-19 Tolikara bahwa tidak ada warga Tolikara yang meninggal, semuanya mengalami kesembuhan sampai sekarang”, tegas Wanimbo.

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *