Alumni SMP YPK Diaspora Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, mengikuti acara jalan santai halaman sekolahnya dalam rangkaian peringatan hari jadi YPK ke-57 – Jubi/Hengky Yeimo

 

 

Jayapura, Suara Meepago– Alumni SMP Yayasan Pendidikan Kristen Diaspora Kotaraja Yonas Alfons Nusi  mengatakan Yayasan Pendidikan Kristen berjasa besar memajukan pendidikan di Papua dan mencetak para pemimpin Papua. Para alumni sekolah yang dikelola Yayasan Pendidikan Kristen kini menempati berbagai posisi penting dan strategis di Provinsi Papua.

 

Nusi yang juga merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua menyatakan keberhasilan para alumni itu menjadi bukti nyata sumbangsih Yayasan Pendidikan Kristen (YPK)  bagi Tanah Papua. “Ini satu bentuk bukti nyata dari keberadaan YPK di tanah Papua,” katanya, Sabtu (9/3/2019).

 

Nusi mengatakan sekolah yang dikelola YPK hadir dan melayani tanpa membeda-bedakan latar belakang anak didiknya. “YPK tidak hanya menampung anak-anak Kristen saja. Banyak anak dari keluarga muslim, Hindu, dan Budha yang bersekolah di sekolah YPK dan berhasil berprestasi. Itu hal yang luar biasa,” katanya.

 

Nusi mengharapkan forum alumni YPK yang dikukuhkan pada peringatan hari jadi YPK ke-57 di Jayapura, Sabtu, akan membuat para alumninya solid memajukanYPK. “Forum ini dapat menyalurkan bantuan kepada sekolah sekolah YPK yang berada di kota Jayapura maupun di kabupaten kota lainnya di Tanah Papua. Yang terpenting sekarang bagaimana alumni YPK di seluruh tanah Papua bersatu dan membangun SDM yang lebih baik,” katanya.

 

Ketua Pengelola Sekolah Wilayah Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Kota Jayapura Celsius Meset mengatakan para alumni berbagai sekolah YPK. Pendidikan di Papua masih memiliki banyak tantangan yang harus kita selesaikan bersama-sama. Untuk itulah kami berencana kami akan mengukuhkan organisasi ikatan alumni YPK Se-Provinsi Papua dalam rangkaian peringatan hari jadi YPK ke 57 pada 9 Maret 2019,” kata Meset.

 

Meset mengatakan, sebagai lembaga penyelenggara pendidikan tertua di Papua YPK telah memajukan Papua. “Akan tetapi, dibutuhkan upaya lebih keras lagi untuk mengubah wajah pendidikan di Papua agar lebih berkualitas,” ujar Meset kepada Jubi, Jumat (8/3/2019).

 

Berbagai upaya pembenahan telah dijalankan Pengelola Sekolah Wilayah YPK Kota Jayapura, akan tetapi Meset menyatakan pihaknya masih memiliki keterbatasan kemampuan. Meset menyatakan dirinya tertarik dengan tema reuni SMP YPK Diaspora Kota Raja yang menyatakan berkumpul dan bersatu untuk membangkitkan YPK. “Saya melihat semangat itu bisa menjadi langkah konsoslidasi seluruh alumni YPK seluruh Tanah Papua,” katanya. (Hengky Yeimo/SM)

Sumber: www Tabloid  Jubi co.id

 

 

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *