Foto ist: Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Albert G. Wanimbo

 

Jayapura, suara meepago.com – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Albert G. Wanimbo mengatakan, jangan ada satu orang pemuda yang terlibat dan berupaya untuk merongrong pluralisme dan keberagaman yang sudah terjalin lama antara orang Papua dan non Papua di Tanah Papua.

 

“Negara harus berani mengusir orang-orang seperti Jafar Umar Talib. Sebab keberadaannya tentu berupaya untuk merusak perdamaian. Sebab Papua merupakan tanah yang damai, aman bagi siapapun yang ada ada di tanah  papua,” katanya Senin (11/3/2019).

 

Albert Wanimbo mengatakan, para pemangku kepentingan harus memahami bahwa Papua merupakan miniaturnya Indonesia. “Bagi siapapun yang ingin merusak Papua atasnama agama negara wajib tindak tegas,”katanya.

 

Albert wanimbo mengatakan, untuk membangun Papua tanah damai dan pluralisme di Papua waktunya cukup lama oleh orang non Papua dan orang asli Papua itu sendiri.

 

“ini modal sosial yang harus dijaga oleh masyarakat dan jika ada orang yang ingin merusak hanya kepentingan agama kepentingan perut saya meminta untuk hentikan hal itu,” katanya.

 

Albert Wanimbo mengatakan, kalau gerakan gerakan radikalisme ada di Papua pihak kepolisian tidak boleh segan-segan mengungkapnya dan menghukum mereka sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

“Orang non Papua dan Orang Asli Papua yang ada di Papua dan sudah sangat akrab dan sudah sangat dewasa dan mampu memilah dan memilih milih mana hal yang baik dan mana hal yang buruk,” katanya.

 

Albert Wanimbo mengatakan, hal yang dipedomani oleh OAP dan Non OAP di Papua dan yang selama ini ialah saling menjaga, saling menghargai antara sesama manusia maupun pendatang maupun orang asing.

 

“Sehingga kami tolak apapun bentuk atau upaya upaya dari orang-orang tertentu untuk menghancurkan potensi-potensi yang telah ada,” katanya.

 

Sementara itu aktivis ilalang Munawir mengatakan, persoalan masyarakat Papua itu bukan persoalan agama, radikalisme melainkan bagaimana pemerintah mereka bersama-sama bekerja keras untuk mencapai kesejahteraan itu yang harus di hargai.

 

“Sehingga membentuk konflik atau cara-cara yang dipakai untuk rusak Papua sebagai tanah yang Damai Kami tolak dan pihak berwajib harus menindak tegas,”katanya.(Admin/SM)

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *