Komandan Lanud Man Marsekal Pertama Fajar Adryanto  bersama Ketua umum KNPI Papua Albert G. Wanimbo – (Wiyai/SM)

 

Biak, Suarameepago.com – Komandan Lanud Manuhua Biak Marsekal Pertama Fajar Adryanto mengatakan, pihaknya berharap agar Lapangan Terbang Lanud Manuhua Kabupaten Biak dijadikan sekolah penerbangan bagi anak – anak Papua. Agar anak Papua mendapatkan kesempatan untuk bersekolah.

“Memiliki fasilitas penerbangan yang bisa membangun masyarakat Papua didunia penerbangan, kami ada tuju Hangar disini peningalan Belanda dan masih belum termanfaatkan dengan baik, maka kami usulkan untuk dibangun sekolah pilot disini,” ujarnya disela menyambut kunjungan rombongan Ketua DPD I KNPI Provinsi Papua Alberto G Wanimbo, di Pangkalan Udara (Lanud) Manuhua Kabupaten Biak Numfor Kamis, (22/3).

Fajar Adriyanto mengatakan, anak papua dapat menjadi tuan dinegerinya dengan menjadi pilot. Sehingga dirinya berharap agar pemerintah provinsi Papua dapat merespon hal ini.

“Saya berkeinginan dimasa depan penerbangan di Papua di kendalikan oleh anak – anak Papua, karena setiap hari ada penerbangan disini, tapi belum ada anak – anak Papua yang menerbangkan disini memang ada, namun hanya satu dua maka dengan adanya sekolah ini nantinya bisa menolong,” pungkasnya.

Untuk itu, ia berharap adanya dukungan atas niat baik tersebut dalam memajukan SDM Papua.

“Kita harap ada bantuan dari pemerintah daerah atau Pemerintah Provinsi untuk merestui dan mendukung rencana ini, dengan memberikan izin dan juga subsidi bagi para siswa,” ujarnya.

Bahkan dia mengatakan tidak hanya sekolah pilot, tetapi juga bisa ada sekolah teknisi pesawat.

“Disini ada pesawat susi air yang teknisinya dari luar semua, maka jika ada sekolah bisa membantu dengan belajar teknisi,” ujarnya.

Dikatakan, sebagai landasan udara terpanjang di indonesia timur lapangan tersebut sangat cocok untuk dijadikan sekolah penerbangan (Pilot).

“Untuk sarana prasarana seperti Hangar dan fasilitas ruangan sudah ada maka ada yang bisa kita ajarkan dan yang harus di siapak pemerintah harus bisa memberikan izin dan bisa memberikan subsidi untuk siswa siswi. Saya pikir jika ini terlaksana maka dalam beberapa tahun ke depan sudah bisa dikendalikan oleh anak-anak papua,” katanya.

Di papua ini hampir sebagian besar masyarakat menggunakan pesawat dan itu dikendalikan oleh teman-teman dari luar bayangkan jika pesawat dipilotik oleh anak-anak papua sendiri?

Sementara itu ketua KNPI yang mendapat kesempatan untuk melihat langsung fasilitas Lanud Biak mengaku apresiasi niat baik dari dDan Lanud untuk membangun SDM Papua dari sisi penerbangan yang menurutnya sangat dibutuhkan di Papua.

 

 

” Setelah Raker kami akan pulang ke Jayapura untuk mempresentasikan hasil Raker. Usulan dari danlanud biak untuk membangun sekolah penerbangan di kawasan Indonesia Timur kami akan sampaikan langsung kepada Bapak Gubernur, Lukas Enembe soal aksebilitas kerja sama antara dan Laut Biak dan pemerintah provinsi Papua,” paparnya.

Alberto beranggapan bahwa ada baiknya jika fasilitas yang ada di manfaatkan oleh pemerintah untuk peningkatan sumber daya manusia di dunia penerbangan dengan memanfaatkan Lanud Biak.

” Yang ke luar negeri seperti Australia, New Zealand, Amerika dan  beberapa tempat lain yang di luar negeri bisa juga kita tempatkan di sini, jadi untuk sekolah pilot nya disini saja daripada kita keluar kita memanfaatkan potensi yang ada di biak, maka kami KNPI sangat mendukung,” ujarnya. (Wiyai/SM)

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *