Foto Ist : Angkutan umum di kota Jayapura

 

Jayapura, Suarameepago.com – Pada tahun 2003-2011, ada angkutan Bus, Damri, untuk pelajar dan mahasiswa di wilayah Kota Jayapura. Namun setelah itu, dana subsidi dihentikan karena ada masalah hukum. Sehingga, perlu dan penting untuk diaktifkan bis khusus pelajar mahasiswa di Papua.

Hal ini disampaikan Legislator Papua John N.R Goba, Kamis, (28/3/2019).

John mengatakan, subsidi untuk pelajar dan mahasiswa harus dapat dianggarkan provinsi pos keuangan di provinsi sejak 2003.

“Dulu pejalar dan mahasiswa di wilayah Kota Jayapura, hanya membayar Rp.1000 saat menggunakan jasa bus Damri, sedangkan biaya senilai Rp.2000 disubsidi pemerintah,” katanya.

John mengatakan, selalu transportasi ini menjadi keluhan masyarakat kecil. Mereka yang berpendapatan kecil.

“Sarana transportasi ini menjadi keluhan masyarakat kecil, para pedagang dan petani asli Papua, pelajar, dan mahasiswa selama ini,” katanya.

John mengatakan, dulu ada bus Damri beroperasi di Kota Jayapura. Sekarang tidak lagi, padahal biaya transportasi murah itu membantu para pelajar dan mahasiswa, dibandingkan  naik angkot.

“Kini pelajar dan mahasiswa yang bermonisili di wilayah Dok atau di tengah Kota Jayapura, dan menuntut ilmu di sekolah atau kampus yang ada di sekitar Abepura dan Waena, Kota Jayapura, bisa butuh biaya transportasi hinga Rp 5000 ribu setiap harinya. Karena harus beberapa kali berganti angkot.

Makanya saya mohon ada perhatian untuk pelajar dan mahasiswa,” katanya.

John menyarankan kepada pemerintah sebaiknya memberikan subsidi kepada Damri agar dihidupkan kembali bus pelajar dan mahasiswa di Kota Jayapura.

“Bus beroperasi mulai dari dari Pasir II hingga Kampus Uncen di Perumnas III, Waena,”katanya.

salah seorang supir angkot Mulyadi mengatakan, apabila bus diaktifkan kembali nasib mereka akan terlantar.

“Artinya¬† kami mau mencari kebutuhan sehari-hari bagaimana kalau bis dioperasikan karena bisa mengangkut penumpang dengan jumlah yang banyak dan harga yang rendah otomatis kami terancam,” katanya. (Ugiwiyai/SM)

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *