Cp: Samuel Tabuni, ketika bersama koperasi Cahaya- ( Wiyai/SM)

 

Jayapura, Suarameepago.com – Direktur Papua Language Institute (PLI Papua) Samuel Tabuni Mengunjungi koperasi Yila Cahaya Abadi yang berbasis suku, di Kl3 jalan saradalah Dekai Ibu Kota kabupaten Yahukimo, Selasa 26 Maret 2019.

Samuel Tabuni mengatakan, ekonomi menjadi sangat penting dalam kehidupan. Sehingga, kehadiran koperasi ini bisa menjadi acuan bagi koperasi lain untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Untuk merintis ekonomi dan pendidikan berbasis suku Una-Ukam, adalah bagian dari pembangunan pendidikan, yang dilakukan. Maka Membangun Suku dan kampung adalah membangun Papua juga,” katanya.

Semuel Tabuni mengatakan, kalau begini, paling muda komunikasinya dan sangat menyentuh langsung pada persoalannya dan dapat diukur kesuksesannya.

“Saya harap KAPP dan pemerintah serta yang lainnya bisa perkuat suku dan kampung di Tanah Papua, khususnya Yila Cahaya Abadi sayang sedang berjalan secara swadaya ini,”katanya.

Koordinator Cahaya Abadi Panuel Maling mengatakan, dirinya merasa bersyukur dan senang, sebab orang-orang cerdas telah mengunjungi koperasi dan memberikan semangat untuk tetap solid  kuat dan bangkit di atas Tanah sendiri.

“Tadi pa Samuel dengan rombongan langsung lihat koperasi saya di Jl Saradalah, disanah beliau juga melihat langsung memanen koperasi yang berjalan dari 54 orang anggota itu. tadi juga beliau mengatan untuk akan Carikan solusi pengembangan selanjutnya,” kata Maling.

Panuel mengatakan, karena selama ini koperasi yang berjalan katanya, dilakukan di tanah pemerintah dan berjalan secara swadaya masyarakat.

“Koperasi Yilah Cahaya Abadi sendiri milik masyarakat yang sudah berbadan hukum, dan anggota yang sedang berlangsung adalah masyarakat dan pelajar dan mahasiswa yang, dengan tujuan untuk meminimalisir angka penganggur yang tinggi,” Ujarnya.

Panuel Maling mengatakan, Koperasi sendiri memiliki beberapa junit usaha yang dilakukan, seperti Pertanian, peternakan, Sembako dan penjualan BBM.

“Saya koperasi yang sudah berbadan hukum, kita sudah jalani empat unit usaha, sekarang kita mau tambah satu lagi yaitu unit usaha tambang emas,” katanya. (Wiyai/SM)

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *